Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Bulu Perindu

Bulu Perindu

Sorot cahayanya memendar oleh udara bertekanan rendah membuatnya seolah membias hingga jingganya seolah tercetak di seluruh bagian rumah bagian luar. David menghadap bintang galaksi bima sakti itu dan menikmati cahaya terakhirnya hari ini. Adelia menyusul dan berdiri di sampingnya. Sinar jingga itu seperti menghentikan waktu dan segala permasalahan serta letih raga mereka berdua. Adelia menghentakkan bahunya ke lengan David. “Kirain kenapa, taunya mau ke spot favorit,” ujar Adelia.
108.1K viewsCompletedAdded to Library 219 Times as benua biru
Read
+Library
Mad Blooming Queen

Mad Blooming Queen

Fiona mengambil dua botol ramuan dan mengamatinya, pada botol tidak ada tulisan mana untuk membuat tubuh menjadi raksasa dan mana yang membuat tubuh mengecil, jadi pada dasarnya Fiona hanya bisa mengandalkan keberuntungan saja. [Ramuan biru untuk menjadi besar dan yang merah untuk menjadi kecil.] “Apa itu juga ada dalam informasi yang kau dapatkan, Zero?” tanya Fiona. [Bukankah dalam Bahasa Inggris biru adalah blue dengan huruf pertamanya ‘B’, sementara merah bisa diartikan sebagai mini dengan ‘M’ sebagai huruf pertama. Sistem ini sangat jenius, Nona, Anda harus mendengarkan sistem ini.]
105.0K viewsCompletedAdded to Library 174 Times as benua biru
Read
+Library
The Blue Eyes

The Blue Eyes

Padahal dalam hati aku ingin tertawa. Bu Ismi membuka separuh tangan kanan untuk mengintip. Kemudian, menurunkan tangan dan mengusap dada beberapa kali. "Hantu cewek bule. Berbaju biru. Rambutnya panjang," jelas Bu Ismi. Matanya berputar ke sekeliling ruangan untuk memastikan Viana telah tidak ada. "Emang, dia sering muncul?"
95.5K viewsCompletedAdded to Library 110 Times as benua biru
Read
+Library
Pangeran Pendekar Terasing

Pangeran Pendekar Terasing

tanya Ju Niang Meng. Tie Butong menggeleng. “Apa mungkin ada lembah di dalamnya?” Tei Butong balik bertanya. Kabarnya, Lembah Naga Biru adalah sebuah tempat menyeramkan yang dipenuhi dengan kabut berwarna biru. Di sana tidak ada sinar matahari. Karena itu lolongan serigala tidak hanya terdengar di malam hari, tapi di siang hari juga.
8.217.8K viewsCompletedAdded to Library 639 Times as benua biru
Read
+Library
Gelang Langit

Gelang Langit

“Mereka manusia?” Nila mengangguk. “Tapi mereka bukan seperti manusia biasa. Mata mereka… kosong. Seperti... terbakar dari dalam.” Tirta menyela. “Dan lambang api biru itu?” “Mereka menyebutnya Cahaya Terakhir. Mereka berkata bahwa langit telah gagal menjaga dunia. Bahwa mereka akan memurnikan dunia dengan cahaya yang lebih benar.” Rakasura menunduk, merenung dalam.
1.7K viewsOngoingAdded to Library 47 Times as benua biru
Read
+Library
IBLIS BERMATA BIRU ( Pembalasan Sang Hantu Digital )

IBLIS BERMATA BIRU ( Pembalasan Sang Hantu Digital )

Namun, saat ia duduk di kursi tahanan dan perlahan menoleh ke arah galeri pengunjung, seluruh ruangan seolah kehilangan pasokan oksigen. Mata Icy Blue itu. Warna biru yang tidak alami, dingin seperti kristal kutub, namun berkilat dengan kecerdasan yang mematikan. Di bawah sorot lampu neon ruang sidang, mata itu menjadi ikon. Sebuah simbol bahwa kebenaran tidak lagi buta. Kebenaran kini memiliki mata yang sanggup menembus setiap baris kode rahasia dan brankas korupsi.
703 viewsOngoingAdded to Library 25 Times as benua biru
Read
+Library
Viona

Viona

"Nggak macam-macam Sayang, aku cuma mau ajak kamu ke tempat rahasia." "Iya, ke mana?" tanya Viona, menuntut. "Nanti juga kamu tahu." Levin, mengusap lembut kepala Viona, setelah itu melajukan mobilnya keluar dari parkiran mall. Sepanjang perjalanan, hanya ada alunan musik melow dari radio yang sedang diputar. Tak ada percakapan di antara Viona dan Levin, gadis itu asyik menikmati keindahan jalanan yang dilalui, menghirup udara segar yang bebas dari polusi. Ya, keduanya memang sudah keluar dari area perkotaan, menuju pinggiran kota. Di mana tak begitu banyak pemukiman, apalagi gedung-gedung pencakar langit, maupun pabrik-pabrik penghasil polusi. Jadi tak heran jika di sini udaranya terasa beg
1069.6K viewsCompletedAdded to Library 1.6K Times as benua biru
Show Reviews (20)
Read
+Library
Sari Yanti
terima kasih sdh buat cerita nya bgs ga bertele2 ,, tp sayang cerita nya ada yg di gantung,, itu knp tiba2 Dimas pergi ke luar negeri tanpa alasan,, dan apa yg di katakan om Anton sm keluarga nya Levin kok tiba2 berubah JD baik,,, bikin penasaran ...,, klu bisa bikin lanjutan nya dong ...,,,
malapalas
BACA novel berjudul :FREL. Banyak kejutan di dalamnya. Selain tentang cinta segitiga yang bikin baper, gemes dibumbui humor dan mengharubirukan, kalian akan disuguhi dg persahabatan, keluarga, luka dan rahasia di masa lalu orangtua yang akan membuat cerita lebih seru dan menjungkirbalikkan perasaan.
Read All Reviews
Kelabu

Kelabu

ujar Dania sambil menunjuk ulat yang berada di atas sebuah daun. Raka mengikuti arah tunjuk gadis itu. “Dia akan menjadi kupu-kupu yang cantik kelak,” kata Dania sambil merekahkan senyum. “Aku iri tahu,” ucapnya dengan wajah cemberut sambil berpindah melihat kupu-kupu biru. “Kupu-kupu itu bisa menyentuh langit, sedangkan aku tidak bisa,” ujarnya dengan tatapan senduh.
103.5K viewsOngoingAdded to Library 98 Times as benua biru
Read
+Library
Mutiara Lembah Hitam

Mutiara Lembah Hitam

Jiwanya mengembara ke tempat indah yang pernah sangat ia cintai. Susan kini tengah berada di mobil mewah Mike dan Juliana. Setelah melalui dua jam perjalanan dari rumah singgah milik Hendra di Jakarta, mereka memasuki kawasan indah di kaki gunung berhawa sejuk dengan pemandangan menakjubkan. Pohon cemara tumbuh rapi di sepanjang jalan. Susan tak henti-henti berdecak kagum menyaksikan sinar mentari yang berkilau indah menempa hijaunya pucuk cemara. Sejauh mata memandang hanya ada keindahan dan keelokan. “Tempat ini indah sekali.” Susan berkata pada Juliana yang duduk tenang di sampingnya. “Aku suka.” Kalimat itu ia ucapkan saat mereka memasuki jalanan menuju istana mewah Mike dan Juliana.
106.6K viewsCompletedAdded to Library 219 Times as benua biru
Read
+Library
Renjana

Renjana

saran Irine tiba-tiba. “Hah? Gila kamu! Kamu mau mandi bareng buaya-buaya itu?” tanyaku heran dengan pemikiran Irine, meskipun tampangnya polos tapi ternyata, ckckckck. “Lebih baik mandi sama buaya daripada sama hantu!” bela Irine yang bergidik ngeri membayangkan mandi dikamar mandi pojok, bawah pohon bambu. “Ide cemerlang!” kata Ida mengangkat jari telunjuknya di samping kepala, mirip orang yang sudah memecahkan soal matematika yang paling rumit sambil tersenyum picik.
103.1K viewsOngoingAdded to Library 80 Times as benua biru
Read
+Library
PREV
123456
...
9
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status