Brondong Sewaan
Mereka hanya mengelengkan kepala saat aku mulai tak bisa mengontrol diriku sendiri.
“Bacalah jurnal ini Amanda, itu akan membuatmu lebih mengerti. Setelah aku tahu penyakit langka ini ada padamu, aku langsung mencari solusi yang mungkin bisa di coba. Dan ini memang seperti konyol, karena itu lah aku print out semua jurnal yang ku baca agar kau pun paham.” Samudera mengulurkan satu buku setebal jari telunjuk yang gimpal hasıl print out komputernya. Aku membacanya sekilas. Apalagi dengan pernyataan terakhir Samudera yang tak bisa aku terima begitu saja.