Cinta Cita
“Mereka mau ngelamar kamu.”
“Ha?”
“Kali ini, aku pastikan kita bakal ngelakuin semua ritual seperti orang-orang.”
“Apaan, sih?” Dahi Cita mengerut. “Maksudnya gimana?”
“Yaaa, kayak orang-orang.” Arya menyandarkan ponselnya pada bantal kosong di sebelahnya, lalu berbaring miring seperti Cita agar bisa leluasa. “Kita lamaran, tukar cincin, nentuin tanggal, nyari WO, prewed, pokoknya semuanya.”
Bab Populer