Di Ranjang Majikanku
Kekecewaan itu merenggut sebagian besar dirinya.
Bukan marah, sedih, atau dingin. Tapi sesuatu di antara semuanya, seperti topeng yang retak, dan di baliknya ada wajah lain yang tidak pernah dia tunjukkan pada siapa pun. Lelah. Takut. Kecewa. Pada dirinya sendiri.
Binar berjalan perlahan dan memilih duduk di sofa samping Bhaga, sengaja memendekkan jarak. Mereka duduk di sofa yang sama, tapi masih tak mendapatkan reaksi yang diharapkan.