Ajari Aku Ciuman, Mas CEO
Biya menelan ludah, desahnya terdengar lagi dan suaranya serak, hampir tersendat, “bibirku bengkak.”
Bukannya menjawab pertanyaan Bagas, Biya justru semakin membuat fokus si pria hilang. Tatapan tajam itu terpaku ke bibir Biya yang sudah memerah, sedikit bengkak akibat dilahap oleh mangsa. Napas Bagas tiba-tiba tersengal, dadanya berdebar lebih cepat.
“Biya,” bisik Bagas, suaranya serak, tangan yang tadinya menahan tengkuk Biya kini sedikit menggenggam lebih erat, hampir tak sadar ingin menekan dirinya lebih dekat.
Hot Chapters