Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Kanaya Meissa (Ultimate Kagura Dancer) ~Eternal Love~

Kanaya Meissa (Ultimate Kagura Dancer) ~Eternal Love~

BAM BAM BAM BUM BAM BAM BAM BUM BAM BAM (perut kananku membengkak) "Apakah kamu sudah lelah?" tanya Eli lagi sambil tersenyum mengejekku. BUM BUM BUM BAM (perut kananku tambah membengkak) "Wah .... kelihatannya sakit ya..," ucap Eli sambil tersenyum mengejekku lagi. BUM BUM BUM BUM BUM BAM (perut sebelah kiriku membiru) "Kenapa?" tanya Eli sambil tersenyum. BUM
105.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 188 kali sebagai bibir berkedut artinya
Baca
+Pustaka
Mempermalukan Suamiku Di Resepsi Pernikahanya

Mempermalukan Suamiku Di Resepsi Pernikahanya

Bibir tipisnya menyiratkan kebahagian. "Ya ampun, maaf anak cantik. Tante lagi masak, jadi lama buka pintunya." Aku berjongkok sambil memegang tangannya. "Ko, Bunda bilang Tante? Bunda gak akuin Iqis anak Bunda?" Bibir Iqis manyun dengan sempurna. Wajah cerah seketika sendu seperti awan mau hujan. "Eh, ko, sedih."
1079.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.9K kali sebagai bibir berkedut artinya
Baca
+Pustaka
Neraka untuk Adik Madu

Neraka untuk Adik Madu

Aku membuka mataku, terlihat gurat kekhawatiran di wajah itu. "Bu Vita nggak beneran pingsan kan?" tanya Bibik sesaat setelah aku bangkit dari lantai. Sesekali aku mengelus kepalaku yang terasa sedikit nyeri akibat dari terkena benturan itu. "Nggak, Bik. Bibik kira Vita beneran pingsan?" Bibik mengangguk cepat. "Vita baik-baik saja kok, Bik. Cuma sedikit sakit di bagian sini," ucapku dengan tangan masih mengelus-elus kepalaku.
1030.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 860 kali sebagai bibir berkedut artinya
Baca
+Pustaka
Istri Kedua: Melahirkan Putra sang Presdir

Istri Kedua: Melahirkan Putra sang Presdir

Ketika ia menangkupkan jari-jemarinya di sana, kedut kecil mendadak terasa. “Ah, kamu bergerak?” seru Binar pelan. Ada rasa terkejut namun menyenangkan. “Tunggu, apakah benar tadi itu kamu bergerak? Coba lagi, Nak. Ayo, tunjukkan sama Ibu!” Binar kembali menangkupkan jemarinya di atas permukaan perut. Dengan wajah tidak sabar ia menunggu, namun kedut kecil itu ternyata tidak berulang.
1012.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 395 kali sebagai bibir berkedut artinya
Baca
+Pustaka
Merajut Asa

Merajut Asa

Meski mengulas senyum, tapi ada sedikit kecemasan yang harus ia temukan penyebabnya. ----- ¹ Hur är det : Apa kabar (Bahasa Swedia) ² Bra : Baik (Bahasa Swedia) ³ Du gjorde ett bra jobb : Kamu melakukannya dengan baik (Bahasa Swedia) ⁴ Blind spot : titik buta, area di mana pandangan seseorang terhalang.
1062.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai bibir berkedut artinya
Tampilkan Ulasan (64)
Baca
+Pustaka
The Room Hijab
Salah satu novel terbaik yg ak baca di GN, susunan kalimatnya sangat apik dan detail dan mudah dimengerti jika diresapi dalam2 sangat menyentuh hati dan terbawa emosi. Sukses selalu buat authornya ditunggu karya selanjutnya yaa ka...
kyara
cerita yg bagus, banyak memberikan edukasi terutama korban kdrt agar berani speak up dan ilmu psikologi mengatasi tekanan dlm diri sendiri..semoga author slalu bs menghasilkan cerita yg " berisi" namun tetep santai penyajian nya.. tq thor, ditunggu karya selanjutnya
Baca Semua Ulasan
SORRY MY HUSBAND

SORRY MY HUSBAND

terang Bik Narsih dengan suara paraunya. ‘Degg’ Jantung Mang Imun sontak berdebar kencang. Bulu kuduknya ikut merinding mendengar jika akan ada nyawa yang melayang. Kedua pangkal alisnya berkerut dan hampir menyatu, antara penasaran dan bingung. “Maksud Bibik apa? Nyawa siapa yang melayang?” tanya Mang Imun mengurai rasa ingin tahunya berharap diceritakan lebih detail.
1015.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 566 kali sebagai bibir berkedut artinya
Baca
+Pustaka
Gairah Terpendam Anak Juragan Kampung

Gairah Terpendam Anak Juragan Kampung

Uut memuji Feri, membuat lelaki itu tertawa renyah. "Loh, kok kamu tertawa, Memangnya apa yang lucu?" tanya Uut dengan kening berkerut. "Tidak ada, aku cuma tidak menyangka saja, ternyata Bibi ku yang cantik ini bisa menggombal juga ya," ucap Feri dengan senyum yang masih menghiasi wajahnya. "Ih kamu ini ya, itu bukan gombal, tetapi serius tahu," ucap Uut sambil mengerucutkan bibirnya, membuat Feri menjadi gemas melihatnya.
103.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 105 kali sebagai bibir berkedut artinya
Baca
+Pustaka
Bilik Lain di Rumah Suamiku

Bilik Lain di Rumah Suamiku

"Tapi Non nangis." Aku berusaha tersenyum, tertawa garing kwmudian. Menyembunyikan apa yang kurasa. "Maaf kalau membuat Bibi dan Mbak cemas, saya hanya terkejut. Ini tadi kena debu, pas ngusap dinding. Hahaha." "O ... oh." Mulut Bibi membulat, tapi pandangan mata tuanya menyorot sekeliling dengan tatapan menyelidik heran.
1064.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.0K kali sebagai bibir berkedut artinya
Baca
+Pustaka
Kembalinya Kaisar Abadi

Kembalinya Kaisar Abadi

Sadar bahwa itu adalah bibi yang ia temui beberapa waktu lalu, senyum di wajahnya segera menghilang, dan segera digantikan oleh ekspresi cemberut dan marah. Sambil menunjuk, Kiara juga berkata seolah-olah berteriak, "Bibi jelek, gemuk dan jahat! Itu kamu!"
105.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 112 kali sebagai bibir berkedut artinya
Baca
+Pustaka
Editor Dingin Bikin Bucin

Editor Dingin Bikin Bucin

“Kau minum birku? Kau tidak apa-apa?” Nathaniel diam, masih mencerna keterkejutannya. Detik berikutnya, ia kepalanya terasa berat. Tanpa bisa menahan lagi, kepalanya ambruk ke meja dengan tidak tertata. Nathaniel benar-benar mabuk hanya karena segelas bir.
103.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 99 kali sebagai bibir berkedut artinya
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status