Suami Dibawah Ketiak Ibu
Semoga nanti aku berjodoh dengan laki-laki yang banyak saudaranya, biar ramai.
Aku jalan perlahan menuju kamarku, lalu berganti pakaian. Kulihat, tanganku sebelah kiri lecet, lalu kakiku sebelah kiri juga lecet. Walaupun tertutup seragam sekolahku, tetap saja lecet karena benturannya terlalu keras.
"Makan dulu yuk!" Ucap Mama.
"Tolong ambilkan aja deh, Ma! Kakiku sakit kalau untuk jalan."