Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
BENALU

BENALU

Takut kalau salah satunya ada yang salah faham. “Tapi nyatanya dokter ngomong kayak gitu, dan si Angga juga belum bisa membayar ART, jadi, harap maklum aja, sih,” jawab Mami yang menurutku sebenarnya sudah mulai menyindir. “Mi ...,” Papi menyenggol tangan istinya. “Apa, sih, Pi, memang nyatanya kayak gitu,” sahut Mami. Kulirik Ibu, sebenarnya raut wajahnya sudah nggak senang mendengar ucapan Mami. Tapi kayaknya masih di tahan. Mungkin ibu mengingat kata-kataku tadi.
9.949.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.9K kali sebagai bill already paid artinya
Baca
+Pustaka
Whispers of the Lost Princess

Whispers of the Lost Princess

“Kalau aku mati sekarang, di hutan ini, aku ingin diingat sebagai pria paling tampan yang pernah gagal membayar utangnya di sepuluh kedai.” Ayundria langsung terbahak, tawa pecah begitu saja. “Astaga, Bill! Bagaimana bisa setiap kalimatmu terdengar seperti akhir dunia tapi konyol sekali?” Bill tersenyum puas, lalu menepuk bahunya. “Nah, itu dia. Tugas utamaku selesai. Membuatmu tertawa, bahkan ketika dunia di luar sana mencoba menghancurkanmu.”
10848 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 22 kali sebagai bill already paid artinya
Baca
+Pustaka
Dosen Killer Itu Calon Suamiku

Dosen Killer Itu Calon Suamiku

“Saya harus pergi sekarang. Tolong kamu bayar tagihannya.” Bima segera meninggalkan Tiara yang kebingungan. Saat tersadar, Tiara baru bertanya. “Maksudnya bayar dengan uangku atau kartu Bapak?” Namun, Bima sudah tidak ada di sana. Tiara celingukan. “Jadi gimana ini?” Tiara segera menghabiskan makanannya. Kemudian, dia menyerahkan kartu milik Bima untuk melakukan pembayaran. Setelah itu, dia kembali ke kantor.
10773 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 17 kali sebagai bill already paid artinya
Baca
+Pustaka
PEMBALASAN UNTUK SUAMI TIDAK TAHU DIRI

PEMBALASAN UNTUK SUAMI TIDAK TAHU DIRI

"Yasudah, kalau itu maumu. Kita pulang sekarang!" Bima mengangguk. Kami berdua pun lantas melangkah keluar dari ruangan IGD menuju ruang pendaptaran yang ada di depan. "Suster, kami mau pamit pulang. Berapa total biaya yang harus saya bayar?" tanyaku pada suster yang ada di pendaptaran. "Sudah dibayar oleh Bapak Sanusi tadi, Bu." Jelas Suster memberitahu. "Pak Sanusi?" Rupanya Papa.
23.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 634 kali sebagai bill already paid artinya
Baca
+Pustaka
Nikah Kilat: Terjebak Pesona Tuan Muda Posesif

Nikah Kilat: Terjebak Pesona Tuan Muda Posesif

Tanpa banyak kata, ia menyerahkan kertas tagihan itu kepada Andreas yang berdiri tak jauh dari mereka. Tatapan Gallen mengarah ke Yasmin. “Biaya ini saya yang tanggung. Andreas akan menyelesaikannya dengan pihak bank.” “Tuan, tapi saya sudah janji pada pihak bank untuk membayar tunai…” Yasmin sempat melirik Alina sebelum melanjutkan, nadanya dibuat seolah tulus, meski penuh maksud. “Kalau bisa, biar saya saja yang serahkan langsung. Supaya jelas, dan tak ada pihak yang disalahkan nanti.”
102.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 104 kali sebagai bill already paid artinya
Baca
+Pustaka
Takdir Perjanjian Pernikahan

Takdir Perjanjian Pernikahan

Laura dan Karin mengangguk setuju. Marsha meminta pelayan memberikan bill. Kemudian Marsha mengeluarkan black card miliknya untuk membayar. "Marsha, biarkan aku saja yang membayar." Laura langsung memberikan black card miliknya. "Jangan Laura, aku tidak mau. Biarkan Willam yang membayar semuanya. Kau tahu sangat tahu kalau Kakak mu itu sangat kaya. Jadi biarkan William yang membayarnya," balas Marsha.
8.832.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 937 kali sebagai bill already paid artinya
Baca
+Pustaka
Jelajah Jelita

Jelajah Jelita

“Sudah, kamu sama sekali tidak salah, justru aku yang harus terima kasih sama kamu, Rin!” “Ini billnya, ya, Kak. Untuk pembayaran mau menggunakan kartu atau tunai?” suara sang pelayan kembali memotong pembicaraan keduanya. Jelita sedikit terbelalak melihat total tagihan pesanan mereka. Dengan berat hati ia mengeluarkan dompet dan menyerahkan kartu debitnya kepada sang pelayan. Tiba-tiba, Arina menepis kartu itu dan menyerahkan sejumlah uang tunai sesuai dengan tagihan itu.
4.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 107 kali sebagai bill already paid artinya
Baca
+Pustaka
Kesempatan Kedua

Kesempatan Kedua

Walaupun Arletta menyadari memiliki jutaan kekurangan, namun setidaknya, dia telah berusaha menjadi ibu yang baik. “Bu Arletta,” panggil Mirna seraya menatap Arletta dengan tatapan yang tampak serius. “Ya? Ada apa?” Arletta mengalihkan pandangannya, menatap Mirna. “Begini, Bu. Kemarin ketika saya ingin membayar uang sekolah Den Keanu. Pihak sekolah mengatakan kalau seluruh tagihan uang sekolah Den Keanu sudah lunas. Maaf apa Anda lupa, Bu? Mungkin Anda lupa kalau sudah membayar uang sekolah Den Keanu,” ucap Mirna yang sontak membuat Arletta mengerutkan keningnya.
1047.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.5K kali sebagai bill already paid artinya
Baca
+Pustaka
Melahirkan Anak Presdir Posesif

Melahirkan Anak Presdir Posesif

Dan sesungguhnya Dareen tidak peduli. Tak lama kemudian, seorang manajer kembali masuk dengan membawa bill tagihan. Saatnya membayar. Dareen menatap Vanno, dengan sedikit berisyarat. Vanno menghela napas berat, kemudian memandang manajer tersebut. "Berikan padaku billnya!" pintanya. "Baik, Tuan." Nota tagihan berpindah dalam sekejap, saat Vanno melihat nominal yang tertera. Dia seketika membulatkan matanya. 'Apa-apaan ini?'
1041.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai bill already paid artinya
Baca
+Pustaka
Suamiku Dikira Gagal, Ternyata Ahli Waris Tunggal

Suamiku Dikira Gagal, Ternyata Ahli Waris Tunggal

“Mas Jo, udah selesai semua, ‘kan? Ayo, balik kantor.” Jo sedang mengobrol dengan perempuan yang dibawa Hansel—yang Lily kenal sebagai penanggung jawab WM Boutique. Lelaki itu terlihat kaget dengan kehadiran serta titah Lily. Akan tetapi, lelaki itu cepat tanggap. Ia lekas bereskan semua barang bawaan. “Mbak Melani, saya duluan. Bill-nya saya yang bayar.” Lagi-lagi Lily tidak mau menunggu respons perempuan itu. Mood-nya anjlok seanjlok-anjloknya. Semua gara-gara si Mantan Sialan itu! ***
1.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 68 kali sebagai bill already paid artinya
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status