Misteri Cinta
"Analoginya begini, Bu Ocenia. Manusia dan binatang memang diciptakan secara fitrah memiliki kecenderungan untuk memenuhi hawa nafsunya. Tetapi ada perbedaan mendasar dari keduanya dalam proses pemenuhan hawa nafsunya. Binatang, karena mereka tidak diberi akal, maka naluri pemenuhan hawa nafsunya ya sebatas fitrahnya saja. Kalau lapar, ya makan. Jika ingin melampiaskan nafsunya, ya kawin. Sesederhana itu.
Sedangkan manusia yang pada dasarnya diberi akal, maka dalam memenuhi kebutuhan biologisnya manusia bisa membedakan mana hak orang lain, mana hak mutlak dirinya. Mana yang boleh dia nikmati dan mana yang tidak boleh dia dinikmati karena memang bukan hak miliknya. Intinya bukan manusia yang
ตอนยอดนิยม