Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Kerayon patah

Kerayon patah

ujar bianka ingin mencari udara segar malam sebentar guna mencari cara untuk rencana selanjutnya dicafe tempat biasa dia berkumpul dengan teman temannya dia terus memikirkan sebuah ide, dengan rokok ditangannya, terlihat bianka cukup stres dengan tekanan yang saat ini dia alami, hampir 10 menit berlalu, bianka memutuskan untuk pulang dan menunggu taksi didepan cafe itu, saat dia sibuk dengan handphone nya, guna memesan layanan taksi online dia melihat pemandangan yang cukup aneh, dia bergegas masuk ke fitur kamera, dan merekam kejadian itu dimana niki dan melani sedang berboncengan, terlihat melani memeluk niki dengan erat dan disisi niki pun menggenggam tangan melani yang sedang memeluk mel
104.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 173 kali sebagai bingkai video call
Baca
+Pustaka
Attack of Playboy

Attack of Playboy

intruksiku. Vinka langsung menyaut dengan nyanyian aneh yang sukses bikin kami menganga. “KAOS A-A-A-A—INSTO TUNAIT SO WOCH EMIH,” “Vinka, please deh!” sela Jena, kemudian mengklik file yang kusuruh. Sebuah video menampilkan seorang pria jubah hitam dengan wajah tertutup tudung duduk di sebuah ruangan serba gelap. Pria itu mulai berbicara tanpa memperlihatkan wajahnya.
7.53.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 85 kali sebagai bingkai video call
Baca
+Pustaka
Gadis Tengil Milik Tuan Muda Arogan

Gadis Tengil Milik Tuan Muda Arogan

maki Alfa pada dirinya. Ponsel Dika berbunyi di tengah meeting yang masih berlangsung. Lelaki itu menjauh dari Birru. Menjawab panggilan ponsel sebentar. Mematikannya lantas memutar sebuah video yang seketika membuat netra Dika melebar.
106.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 158 kali sebagai bingkai video call
Baca
+Pustaka
Silakan Atur Sendiri Uangmu, Mas!

Silakan Atur Sendiri Uangmu, Mas!

Nika memberondong Sumiasih dengan beberapa pertanyaan. "Bu, tolong berikan ponselnya ke Ulin. Biar disambungin via video call." Sumiasih melakukan permintaan Nika, hingga akhirnya panggilan suara itu berubah menjadi video call. Wajah Nika terpampang dengan jelas di ponsel yang saat ini dipegang oleh Sumiasih. Pun juga wajah Sumiasih, kini terpampang dengan jelas di ponsel milik Nika.
10102.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.3K kali sebagai bingkai video call
Baca
+Pustaka
Antidote

Antidote

Panggil Steffany untuk mendekat. Sepasang kekasih itu pun berjalan mendekat. “Hei bro...” sapa Calvin sumringah ketika melihat wajah sepupunya di layar video call. “Hai Vin, hai Liv..” ucap Ivan dengan senyum yang sedikit canggung. Olivia hanya menganggukkan kepalanya dan tersenyum tipis. “Tumben bisa video call, biasa paling susah dihubungi.” Dengkus Calvin pura-pura memasang wajah kesal.
10535 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 11 kali sebagai bingkai video call
Baca
+Pustaka
Menghitung PELAKOR Di Hati Suamiku

Menghitung PELAKOR Di Hati Suamiku

Suaranya seperti curiga. “Kantor, Mas.” “Video call!” Aku terpaksa iyakan saja. Dari pada jadi panjang? Akhirnya kuterima mode video call, tetapi langsung aku tekan tombol mute. Kuletakkan ponsel di kalender meja agar Mas Ricky bisa melihat jelas bahwa aku ada di kantor.
1014.0K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 545 kali sebagai bingkai video call
Baca
+Pustaka
Perjalanan Hidup Alvira

Perjalanan Hidup Alvira

Penelefon kali ini bernama Iki. "Liat tuh penelefon kedua gays." Ucap ku pada Abeng sembari mengarahkan kamera ke Irma. "Parah. Ko mau sih itu yang video call si dede? Hahahha." Jawab Abeng. "Terbutakan sih yang jelas. Kalo face to face mah sama kali ya kayak aku, pengen muntah liatnya." Ucap ku. "Hahahhah laknat amat jadi kakak." Ucap Abeng.
103.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 118 kali sebagai bingkai video call
Baca
+Pustaka
Semalam Bersama Tuan Presdir

Semalam Bersama Tuan Presdir

Dion sangat penasaran sekali. "Halo, ada apa Bima?" tanya Hendi Hendi. "Iya, Om Baik! Ini aku Bima!" sahut Bima kegirangan. "Bima, dengarkan Om Baik ya! Sekarang Om Baik akan mekan tombol Video Call, sekarang Om Baik bersama Ayah Baikmu. Bisakah kau mengangkatnya? Tinggal menggeser saja. Bisa kan?" tanya Hendi.
1049.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.8K kali sebagai bingkai video call
Baca
+Pustaka
Tiga Wanita Jagoan

Tiga Wanita Jagoan

“Aku rasa ingin menyusul ke pekanbaru, menjenguknya atau—“ “Hah, coba telpon dulu.” Bi Tinah meninggalkan meja makan berangsur ke kamar, beberapa detik kemudian keluar dengan membawa ponselnya. Melalui aplikasi berlogo telepon hijau Ia melakukan panggilan video tetapi tak tersambung. Wajah perempuan bermata bulat itu menjadi lebih murung. Gelisah serta khawatir segera menghingapi hatinya.
105.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 105 kali sebagai bingkai video call
Baca
+Pustaka
Nafkah yang Keliru

Nafkah yang Keliru

] [Bunda, hiks. [Eh, kenapa kok malah nangis.] [Kelilipan.] [Jangan bohong kamu! Ngomong sama Bunda kenapa?] Saat itu Bunda malah mengalihkan panggilan audio ke mode video. Aku tolak saja sekalian, siapa juga yang akan melakukan videocall dalam keadaan seperti ini. [Jangan video! Suara aja, Bun. Aku lagi di pinggir jalan, ramai orang.]
1084.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.3K kali sebagai bingkai video call
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
345678
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status