Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Bareksa

Bareksa

Nenek bilang bahwa banyak kenangan yang harus diingat dan rahasia yang harus diungkap, oleh Nala sendiri. Sudah dua tahun Nenek meninggal dunia, tapi ayah Nala baru memberitahukan wasiat itu enam bulan yang lalu, setelah Nala lulus SMP. Awalnya Nala tidak siap menerima warisan ini, namun ada hal lain yang memaksa Nala agar segera pindah dan memenuhi wasiat Nenek. Ini mengenai jati dirinya. Bahwa ia bukan manusia biasa, melainkan seorang Bareksa. Sebuah kaum yang memiliki kekuatan khusus, untuk melindungi daerah tempat mereka tinggal.
2.0K viewsOngoingAdded to Library 50 Times as binks sake
Read
+Library
Sasakala

Sasakala

Punggungya sedikit bungkuk dengan bahu yang kecil. Tak menunggu lama, Nyimas segara membuka pintu. Kembali engsel yang berkarat bersuara bersamaan dengan suara rebusan air. Hasta tak menyadari kehadirannya beberapa menit. Karena dia benar-benar serius dengan pembicaraan Arka. Dikiranya hanya pelanggan kopi biasa. Hingga dia tak sengaja melihatnya. dan secara tak sadar menendang sepatu Arka untuk memberi kode berhenti berbicara.
9.82.8K viewsCompletedAdded to Library 104 Times as binks sake
Read
+Library
 Bangkitnya Istri yang Dikhianati

Bangkitnya Istri yang Dikhianati

Kala lanjut bertanya. “Bannya kempes. Jadi sekarang ada bengkel. Besok baru aku ambil.” Binar mulai melangkah mendekati Kala. “Aku ketemu dengan Saka di jalan saat menunggu taksi. Jadi dia bersedia mengantarkanku pulang. Aku terima karena kau udah capek banget.” “Kamu bisa telepon aku!” “Dan harus nunggu lebih lama lagi?” Mata Binar masih tampak memerah tanda jika perempuan itu baru saja tertidur.
9.8295.3K viewsCompletedAdded to Library 5.9K Times as binks sake
Read
+Library
Bisikan Dosa

Bisikan Dosa

“Wine. Anggur. Minuman wajib di pesta seperti ini.” Alana menggigit bibir. “Aku takut mabuk.” Perempuan itu tertawa pelan, suaranya renyah. “Mana ada mabuk kalau cuma minum sedikit. Tenang saja. Rasanya juga unik.” Alana masih ragu, tapi tatapan meyakinkan dari perempuan itu membuatnya goyah. Ia akhirnya mengangguk kecil, lalu mengambil segelas. Dengan hati-hati, ia mendekatkan gelas ke bibirnya, mencium aromanya. Hidungnya spontan mengernyit.
2.0K viewsOngoingAdded to Library 75 Times as binks sake
Read
+Library
BANGKIT

BANGKIT

bisik Rabithah "Hei kelinci, gue denger apa yang Lo bisikan ke Aini." Rabithah tidak memperdulikan Reza dan Rama, ia menarik tangan Aini menuju kantin. Ketika mereka menuju kantin, Aini di hadang oleh junior mereka yang memberikan ucapan serta hadiah ulangtahun untuknya. "Terimakasih," ucap Aini kepada mereka semua. Mereka berdua melanjutkan tujuan mereka yaitu kantin. Aini memesan nasi goreng karena hari ini ia ulang tahun, sedangkan Rabithah memesan bakso kosong.
101.9K viewsOngoingAdded to Library 65 Times as binks sake
Read
+Library
Mainan Baru Tuan Montevista

Mainan Baru Tuan Montevista

“Aku tahu ini canggung, Keisha. Tapi lihatlah tempat ini. Bukankah ini luar biasa? Ini adalah level bisnis yang baru. Hei, aku akan mengeluarkan cocktail non-alkohol yang sudah kubuatkan di studio. Anggap saja ini sesi latihan santai sebelum presentasi besar.” Raka berjalan ke bar kecil di sudut ruangan dan mengeluarkan sebuah pitcher kristal berisi cairan berwarna merah cerah. Dia menuangkannya ke dua gelas champagne yang indah. “Demi The Montevista Baker yang segera menjadi raksasa Asia,” ujar Raka, mengangkat gelasnya dengan tatapan yang sangat intens—tatapan yang kini kurasakan bukan lagi sekadar ambisi, tetapi ketakutan yang mendalam yang dia sembunyikan.
103.0K viewsCompletedAdded to Library 109 Times as binks sake
Read
+Library
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status