Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Aku Mundur Kau Hancur, Bang!

Aku Mundur Kau Hancur, Bang!

“Kami di sini, Bu Elma. Siap …!” Bukan Yogi yang datang, tetapi dua anggota Alva lainnya yang selalu berjaga. Dengan sigap keduanya menyeret Binsar keluar. Teriakan dan caci maki Binsar membahana. Sebuah tamparan langsung membungkam mulutnya. Binsar melawan. Perkelahian tak bisa dielakkan. Namun, saat tendangan dan pukulan membabi buta mendarat di seluruh tubuhnya, pria itu akhirnya terkapar.
10146.1K viewsCompletedAdded to Library 3.9K Times as bintang bakwan: fight back
Read
+Library
Bukan Bunga Bakung

Bukan Bunga Bakung

ngotot Retno mengucapkan kalimatnya. “Aku mau membantah formula kamu, selain juga teringat kata si Bung pada putranya. Kata beliau, dalam buku yang ditulis putranya. “Mas Tok, kalau kamu suka perempuan, cium aja dia. Karena setelah itu hanya ada dua kemungkinan. Kamu ditampar atau kamu diajak pacaran besoknya,” gitu cah ayu dan yang terakhir yang aku tunggu. Retno pun kaget. Tapi tak bisa apa-apa selain memukul perut Ranu, lalu melambaikan tangannya ke arah Diandra, serta mengajak mereka makan soto mie Bogor yang kesohor di kampusnya itu.**
977 viewsOn holdAdded to Library 31 Times as bintang bakwan: fight back
Read
+Library
Cinta Di Balik Tanda Tangan

Cinta Di Balik Tanda Tangan

gumam Leonard. “Luna.” “Ya?” “Mulai hari ini, kita nggak cuma jaga diri.” Leonard menggenggam tangan Aluna. “Kita harus lawan mereka. Bareng-bareng.” “Kamu yakin?” “Yakin, Ini bukan cuma soal warisan lagi.” Ia meremas tangan Aluna lebih erat. “Ini soal kamu.” “Soal kita.” “Soal cinta yang mau aku perjuangkan seumur hidup.”
1.2K viewsCompletedAdded to Library 30 Times as bintang bakwan: fight back
Read
+Library
BATARI

BATARI

Rintihan tak sengaja keluar dari bibir batari, seluruh tubuhnya yang kian sensitif akibat pengaruh obat mulai melahap sisa sisa akal sehatnya. Tubuhnya meringkuk, menutup setiap celah. Sebuah usaha sia sia Batari saat menciptkana benteng pertahanan terakhirnya. Membuat 3 predator di pintu menatap Batari dengan Lapar, Batari adalah karya seni yang sedang menunggu untuk dihancurkan. Adrian, Victor, dan Erick. Ketiganya berdiri dengan keangkuhan predator menatap Batari dengan lapar, Batari adalah karya seni yang sedang menunggu untuk dihancurkan.
10554 viewsOngoingAdded to Library 19 Times as bintang bakwan: fight back
Read
+Library
Mantanku Kembali

Mantanku Kembali

Dengan dukungan dan cinta Adrian, aku merasa siap menghadapi tantangan baru yang akan datang. Ketika malam semakin larut, kami berpindah ke balkon. Angin malam berhembus lembut, dan kami duduk bersebelahan, menikmati pemandangan bintang-bintang yang berkilauan di langit. “Lihat bintang-bintang itu, Livia. Mereka seperti impian kita, bersinar di atas sana menunggu untuk dijangkau,” kata Adrian sambil menunjuk ke langit.
2.0K viewsCompletedAdded to Library 77 Times as bintang bakwan: fight back
Read
+Library
Obsesi Liar Kakak Ipar

Obsesi Liar Kakak Ipar

​Monik dan Shinta yang melihat hal itu hanya bisa mengepalkan tangan, menahan malu karena dibungkam total oleh Bintang yang kini melenggang pergi meninggalkan ruang makan dengan langkah anggun. ​Sejam setelah Bintang kembali ke kamarnya, atmosfer di ruang makan masih terasa pekat oleh dendam. Ibu Rahayu, Shinta, dan Monik berkumpul merapat, merencanakan sesuatu untuk menghancurkan tameng perlindungan Bintang.
1019.1K viewsCompletedAdded to Library 727 Times as bintang bakwan: fight back
Read
+Library
Bintangku

Bintangku

"Tapi aku–" "Tidak ada yang akan selesai jika kamu bertingkah seperti ini, Lin. Kamu marah karena Kak Kirana terluka, aku tahu! Aku pun marah. Tapi kita berdua sedang dalam keadaan emosi dan tidak akan ada yang selesai jika kita yang memiliki kepala mendidih ini turun tangan. Jadi biarkan mereka yang berkepala dingin yang membereskannya!" ucap Bintang, mencoba menenangkan Adik perempuannya. Lintang yang mendengar itu langsung memejamkan matanya dan berusaha keras meredam amarahnya.
103.3K viewsOngoingAdded to Library 117 Times as bintang bakwan: fight back
Read
+Library
Bintang Tenggelam

Bintang Tenggelam

"Sekarang pegang pundak ku lalu banting aku lagi dari samping!" Aku melakukan titah Arkan namun Arkan menangkis lawanan ku. Aku yang entah mengapa melawan tangkisan Arkan lagi dengan cepat dan sigap hingga membuat ia terbanting keras. 'Prokkkk...Prokkkk...Prokkk' Salah satu seorang coach ber tepuk tangan dengan berjalan menghampiri ku dan Arkan seraya berucap "Good! very very perfect! kamu menangkis nya sangat sempurna! dan kamu bisa mengalahkan sang raja karate kita"
9.93.6K viewsOngoingAdded to Library 79 Times as bintang bakwan: fight back
Read
+Library
Retaliation For Enemies (Pembalasan Sang Putri)

Retaliation For Enemies (Pembalasan Sang Putri)

ucapan Tuan Ga terpotong. Bug... Pukulan hebat mendarat pada wajahnya. Barga sudah kehilangan kesabaran, kemudian tanpa ampun Dia terus memukul Tuan Ga. Secara membabi buta, Barga kehilangan kendali. Sanci berusaha menghentikan Barga, namun tidak berhasil. Tuan Ga telah babak belur akibat pukulan yang bertubi-tubi. "Tuan hentikan! Dia Ayahmu." Sanci memegang tangan Barga dan Barga membeku di tempat.
109.7K viewsCompletedAdded to Library 281 Times as bintang bakwan: fight back
Read
+Library
Pertengkaran Hati

Pertengkaran Hati

"Iya Pak, silahkan." Aku segera membuka plastik makanan yang diberikan oleh Paklek, eh tapi aku bingung, kata Paklek tadi ada kurir yang anter makanan, dan aku mengintip plastik makanan yang kedua dan membuka kotaknya, berisi ayam bakar dan seafood sepertinya, serta nasi yang ikut serta di dalamnya. Dari siapa ini?, Batinku. Perasaan aku ngga merasa pesen makanan, ditengah kebingunganku, aku dikagetkan oleh suara ponsel kesayanganku.
102.5K viewsOngoingAdded to Library 90 Times as bintang bakwan: fight back
Read
+Library
PREV
123456
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status