Bhu & Akra
tampik Sani.
“Astagfirullah, Ana jangan liat roti sobek cowok lain! Liat aja perutnya Cakra, bentar lagi kalian juga dapet cap halal!” ucapan Hidayat yang awalnya terdengar serius menasihati, menjadi sebuah lelucon saat didengar lebih seksama. Keempat teman Cakra itu tertawa keras, membuat para mahasiswi yang masih berada di tribun merasa iri pada Ana, karena bisa begitu dekat dengan para pria tampan itu. Mereka tidak tahu saja, bahwa Ana yang telah mengenal kelima pria ini selama lima tahun sudah merasa jengah dengan tingkah mereka semua, apalagi pada Cakra. Kelimanya memang kakak kelas Ana sejak SMA, hanya berbeda dua tahun.
Chapitres populaires