Nyonya Puas Abang Lemas
Dengan gerakan perlahan, ia merogoh saku kirinya.
"Ini lho, Pak. Memang agak gede barangnya," ucap Rusdi sambil mengeluarkan botol minyak angin ukuran jumbo dan alat kerokan dari tanduk kerbau.
Pak Darmo menerima botol itu, lalu mengerutkan kening. "Gusti... ini minyak angin apa botol sirup, Rus? Gede bener."
"Nggih, Pak. Soalnya kalau pakai yang kecil nggak terasa di kulit saya. Kulit badak, Pak," jawab Rusdi sambil tertawa hambar, mencoba mencairkan suasana.