Bride (Indonesia)
Akad nikah Arlan dan Zara begitu sederhana, dan sakral meskipun tidak ada tamu undangan ataupun keluarga terdekat, hanya ada Pak Sholeh, Penghulu, dan pegawai KUA.
Arlan duduk di kursi yang disediakan kantor KUA. Penghulu sudah berada di tempatnya, tetapi Zara masih berada di kursi tunggu. Arlan pun menghampiri Zara, dan mendudukan disebelahnya. Sekarang mereka duduk berdampingan.
"Hati-hati kakimu." Arlan menggendong Zara.
"ahhhh...!" Zara menahan sakit ketika kakinya bersentuhan dengan lantai.
الفصول الرائجة