Tetangga Penggoda
Aku memajukan bibir.
"Jangan manyun gitu napa, sih, Mbem! Aku lagi nyetir, nih! Bikin enggak konsen aja!"
"Ih, kenapa emangnya?" godaku. Karena aku tahu, Mas Adrian memang selalu menabrakku saat aku manyun seperti itu. Dia bilang, bibirku kayak manggil-manggil kalau pas manyun seperti itu.
Ada-ada saja!
"Tarik enggak itu bibir? Kalau enggak aku putar balik, nih!" ancamnya.