Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
BANGKITNYA SANG MENANTU HINA

BANGKITNYA SANG MENANTU HINA

"Lebay." "Nay, emang Mas pernah menggombali kamu? Selama kita hidup bersama apa pernah membohongi kamu? Enggak, kan?" tanya mas Bayu dengan mencoba meraih tangan ini. Segera aku menariknya. Bukan apa. Aku tidak mau menjadi bahan gunjingan tetangga apalagi aku baru saja mendapatkan musibah. Jangan sampai mereka mengatakan jika kami ini memanfaatkan keadaan. "Belum pernah sih, tapi mana tau Mas kesambet dimana gitu terus berubah jadi lelaki buaya darat." Aku terkekeh.
9.523.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 832 kali sebagai buaya darat lucu
Baca
+Pustaka
Mengejar Cinta Puteri Bangsawan

Mengejar Cinta Puteri Bangsawan

"Buaya di rawa mulai naik ke darat. Aku mesti bagaimana?" Arjuna berusaha tenang. Hanya ketenangan yang dapat menyelamatkan dirinya di hutan antah berantah ini. Arjuna menunggu buaya di depan mendekat, kemudian ia membabat mulut buaya itu secara beruntun dengan kujang emas. Buaya itu menggelepar mati dengan mulut kutung.
103.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 109 kali sebagai buaya darat lucu
Baca
+Pustaka
Jerat Cinta Sang CEO

Jerat Cinta Sang CEO

Dia paling jago soal ngenakin orang. Bayusuta Bimantara: Lo belum pernah gue tendang, ya! BUBAR! BUBAR! BUBAR! *** “Mas, kenapa sih ketawa sendiri gitu?” Yudhistira terkekeh. “Ini, Bee. Anak-anak penangkaran buaya pada heboh. Mana ada Divya yang gemesin kalau digodain gini pula. Kan lucu.” “Oh jadi Divya gemesin?” protes Julia dengan wajahnya yang ditekuk.
103.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 99 kali sebagai buaya darat lucu
Baca
+Pustaka
ONE NIGHT STAND

ONE NIGHT STAND

Lalu mereka tertawa bersamaan. "Eh, maaf Mba, jangan marah ya, nggak usah diambil hati omongan kita, kita emang begini orangnya suka bercanda, saya cuma mau kasih tahu, mendingan Mba hati-hati sama Dirga, dia itu buaya darat," bisik Gandhi sambil cekikikan. Kepalanya langsung ditoyor oleh Dirga. "Semprul! Buaya darat dari Hongkong! Punya pacar aja nggak gue!"
9.8961.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 32.7K kali sebagai buaya darat lucu
Tampilkan Ulasan (73)
Baca
+Pustaka
Hamfa Merman
"Selingkuh? Aku hanya ingin hidup bersama pria yang layak untukku! Kamu suami rendahan tak pantas untukku!" bentak Alya dengan arogan. Ikuti perjalanan Bara menghadapi perselingkuhan istrinya Alya. Mampukah Bara membalas dendamnya? Langsung baca di novel DERITA WAJAH JELEK
malapalas
BACA novel berjudul :CEWEK AGRESIF VS COWOK POLOS. kalian akan menemukan dari percintaan remaja sampai dewasa yang bakal bikin kita gemas sendiri, seru, ketawa ngakak bahkan geregetan dan terharu setelah beberapa tokoh bermunculan semua. Jangan lupa vote dan komen ya. Mksh.
Baca Semua Ulasan
Bilur Bulir Bertaut

Bilur Bulir Bertaut

Akhirnya satu bebek berhasil terangkat. “Aku dapat!” Freya tertawa keras. Naomi ikut tertawa. Di belakang mereka, Mareeq memperhatikan sambil menyilangkan tangan santai. Raya berdiri di sampingnya. Beberapa detik mereka hanya menonton tanpa bicara. “Dia sabar sekali dengan anak-anak,” kata Raya akhirnya. “Iya.” jawab Mareeq datar.
1.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 45 kali sebagai buaya darat lucu
Baca
+Pustaka
Membawa Lari Anak Kembar CEO

Membawa Lari Anak Kembar CEO

tanya Shenina lagi yang membuat Lara tertawa saat itu juga. “Eskalator?” ulangi Neo yang membuat Shenina mengangguk. “Iya, buaya yang moncongnya panjang, Kakak Neo!” “Salah, Shen!” “Lalu yang benar apa? Buaya kalkulator?” “Bukan!” “Dumbledor?” “Salah!” “Eskavator?” “Masih salah!” Dan saat Lara menikmati masalah ‘TOR-TOR’ an itu, Alex menyela dengan, “ALLIGATOR.” Yang seketika membuat Lara tertawa sinis, “Hmh, rajanya buaya lebih paham anak buahnya.”
9.9188.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 6.0K kali sebagai buaya darat lucu
Baca
+Pustaka
Disayang Duda Kaya

Disayang Duda Kaya

“Kan udah dikasih, kok masih nangis aja?” “Aku– aku ngerasa gak berguna, Mas.” Banyu lagi-lagi terkekeh. Ia merasa lucu dengan ibu hamil yang memiliki tingkat kesabaran setipis tisue. Walaupun yang dirasakan Lila mungkin bentuk kecemasan yang nyata, tetap saja rasanya tak masuk akal jika tidak boleh mendorong koper menjadi salah satu tolak ukur seorang manusia tidak berguna.
6.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 228 kali sebagai buaya darat lucu
Baca
+Pustaka
Terjerat Hasrat Bos Baru

Terjerat Hasrat Bos Baru

Padahal tadi niatnya bukan benar-benar ingin memperkenalkan hewan itu pada Michael. "Oooh!" Michael pun mulai mengerti. Ia pun berkata sambil memakan kembali cemilannya, "Berarti Buaya Darat juga hewan melata, ya?" "Buaya darat? Hahaha! Maksudmu buaya yang tinggal di darat, ya?" Fanny tidak bisa menahan tawanya. Ia terus tertawa sampai berlinang air mata. Anak kecil itu begitu polos. Pernah mendengar kata "buaya darat", tapi tidak tahu arti sesungguhnya itu apa.
1010.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 404 kali sebagai buaya darat lucu
Baca
+Pustaka
Kerana Aku Istrinya

Kerana Aku Istrinya

“Aduh… ni kasut beli online! Mahal pulak tu!” Danish terus tergelak. “Kak Lina masuk paya! Kak Lina masuk paya!” “Eh Danish!” Hana tegur, tapi dia pun senyum tak tahan ketawa. “Kasut Kak Lina kena tukar jadi selipar buaya la lepas ni,” tambah Danish sambil ketawa terbahak-bahak. Koko dan Lili sambung berenang macam tiada apa berlaku. Seolah-olah insiden lumpur itu hiburan percuma buat mereka juga.
1.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 25 kali sebagai buaya darat lucu
Baca
+Pustaka
MBOK JAMU SEKSI

MBOK JAMU SEKSI

"Iya Kek, Marni yo seneng banget bisa lihat macam-macam hewan. Mana gede-gede disana hewannya. Seumur-umur Marni baru itu ke kebun binatang. Malah Marni juga sempat nengok ke kandang Buaya! Loh Marni diceritakan oleh tour guidenya kalau Buaya itu Kek sebetulnya hewan yang setia. Seumur hidup ya satu pasangannya. Yo tapi Marni bingung, kenapa ada istilah Buaya Darat yo? Opo setelah naik ke daratan Buayanya jadi nakal?" Opa Arman kembali tak bisa menahan tawanya melihat cara Marni bercerita dan membayangkan versi Bian kala menceritakan soal Marni yang penasaran ingin melihat Buaya menjadi imajinasi yang begitu menggelitik di kepala Opa Arman. "Kamu ini bisa saja Nak. Tapi ramai disana? Maksud
108.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 196 kali sebagai buaya darat lucu
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status