Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
NIKMAT PENGANTIN PENGGANTI

NIKMAT PENGANTIN PENGGANTI

Darren membelikannya Kartu Main, dan mengisikan saldonya. Mereka mulai bermain dari mesin capit yang tak pernah ada habisnya, lalu bermain balap pada sebuah layar, dan juga bermain bom bom Car yang begitu mengasikkan. Darren, dari dulu merasa permainan seperti ini hanya untuk anak-anak saja. Tetapi, kini pikiran tersebut sudah sirna. Ia merasa, bahwa sekarang semua permainan bisa dimainkan siapapun.
1.4K viewsOngoingAdded to Library 45 Times as bukan mainan
Read
+Library
Bukan Pembantu Gratisan

Bukan Pembantu Gratisan

Yati mengangguk dan menggandeng Ibrahim agar ikut bermain catur. Mereka semua bermain dengan seru dan merasa bahagia. Keluarga ini benar-benar hidup. Tidak seperti biasanya Daddy hanya duduk di tepi kolam seorang diri atau menonton TV kadang mengobrol bersama suster atau Rohman.
1013.8K viewsCompletedAdded to Library 442 Times as bukan mainan
Read
+Library
Bukan Wanita Cadangan

Bukan Wanita Cadangan

Dua buah pakaian dalam berbahan tipis, berwarna merah dan hitam. Antara ingin mengumpat pada Nola tapi juga menahan malu pada pria yang kini sedang berada diatas ranjangku. Aku bergegas memungguti dua pakaian 'haram' itu dan memasukan kembali pada paper bag dengan gerakan secepat mungkin. Kelereng hitam pekat milik Narendra menatapku. "Dek, baru pulang. Handphone kamu kenapa susah di hubungi?"
2.9K viewsOngoingAdded to Library 111 Times as bukan mainan
Read
+Library
Pejuang Terhebat No. 1

Pejuang Terhebat No. 1

Beberapa pria tidak bisa menahan tawa ketika mereka mendengar itu. “Kau mengatakannya dengan terlalu mudah, Tuan. Ini adalah permainan keterampilan. Mengapa bisa semudah itu? Diperlukan teknik untuk mendapatkan kekuatan dan sudut yang tepat. Selain itu, apa kau sungguh berpikir kalau permainan akan berakhir setelah kau mengantongi bola milikmu? Dan ada aturan untuk biliar. Permainan yang kami mainkan ini disebut 'snooker'. Kau belum pernah mendengarnya, bukan? Hah, bermain melawanmu? Lupakan saja!"
9.17.0M viewsCompletedAdded to Library 229.4K Times as bukan mainan
Show Reviews (2320)
Read
+Library
Feeryal Faris
novel yang menarik tetapi entah kenapa penulis gagal meneruskan jalan ceritanya. sepatutnya jika perlu menamatkan ceritanya, harus diakhiri dengan kembalinya watak utama kepada keluarganya. persoalannya sekarang bagaimana situasi ahli keluarga watak utama terutamanya isteri dan anaknya??
Adriell Stanley
jalan cerita sangat baik cuma bab tamatnya sangat tak masuk akal...banyak persoalan² tak dapat di jawab di bab akhir.sangat kecewa tamat begitu saja.sekurang²nya biar la si fane merasa kebahagian yang tak terbatas diatas kepenatannya menuju ke pejuang no satu .
Read All Reviews
Bukan Cerita Dongeng

Bukan Cerita Dongeng

Hampir semuanya serentak menjawab aamiin, kecuali Salsha dan Nasya. Kedua orang itu saling diam di kursinya dengan kegiatan masing-masing. Salsha sibuk membaca komik, sementara Nasya sibuk mengetik pesan di ponselnya. "Undang kita kan Key?" Tanya Bram sambil melipat tangannya di antara perut dan dada. "Insya Allah, kalau sekiranya temen-temen mau hadir bisa aku coba sediakan undangannya."
18.5K viewsOngoingAdded to Library 461 Times as bukan mainan
Read
+Library
Bukan Pemeran Utama

Bukan Pemeran Utama

Ternyata wajah kami tidak sama, hanya warna mata saja yang sama. “Kembar-“ TV-nya kumatikan takutnya Kanza menangis lagi atau ada tamu mendadak. Saat sampai di ruang tamu aku bernapas lega, ternyata Kanza sibuk bermain sendirian. Nadhila ternyata seorang model ternama bahkan pengusaha juga? Lalu pekerjaanku apa? Atau benar-benar ibu rumah tangga saja? Yang menunggu suaminya pulang? Tidak papa, lagian semuanya sudah membaik.
2.0K viewsOngoingAdded to Library 55 Times as bukan mainan
Read
+Library
Aku Bukan Perempuan Mainanmu

Aku Bukan Perempuan Mainanmu

This make out. Permainan ini sepenuhnya dipimpin oleh Kian dan aku mengikutinya. Kian yang sudah kepalang tanggung terlihat enggan melanjutkan tapi tidak mau meninggalkan ranjang. Meninggalkan kenikmatan berupa diriku yang kini tergolek manja, memintanya agar menuntaskan penyatuan ini.
10133.8K viewsCompletedAdded to Library 2.7K Times as bukan mainan
Read
+Library
Bukan Perawan

Bukan Perawan

Bayi gempal itu tidak bisa diam, merangkak ke sana ke mari sesekali melempar mainannya atau kadang dia emut dan mama atau Jingga biasanya akan menjerit melarang. Tapi Javas yang badungnya menurun dari sang papi akan justru semakin mengemut mainannya sembari tersenyum lebar. Berbeda dengan Biru yang membiarkan padahal dia seorang dokter yang semestinya tahu kalau mainan rentan ditempeli kuman. “Emut terooooos,” kata Biru tanpa mau melarang. Mama hanya menggelengkan kepala samar meningkahi kelakuan menantunya.
1074.3K viewsCompletedAdded to Library 3.0K Times as bukan mainan
Read
+Library
Bukan Mantan Biasa

Bukan Mantan Biasa

Bahkan, gerakannya saat hendak meminum anggur pun sempat terhenti beberapa detik. "Yuk kita main!" seru Jay dengan penuh semangat. "Permainannya kuberi nama 'Waktu dalam Botol'. Sebenarnya ini permainan sederhana, lebih ke arah permainan mencicipi anggur." Semua tamu menyambut dengan antusias. Devina berdiri di sisi Lambert sambil tersenyum, kemudian dia sempat melirik Brielle dengan tatapan menyiratkan harapan akan menyaksikan pertunjukan yang menarik.
9.5440.5K viewsCompletedAdded to Library 9.7K Times as bukan mainan
Show Reviews (116)
Read
+Library
Adelia
izin promosi novel kak judul: Amnesti Sang Eksekutor Aku hanya ingin satu malam pelarian untuk melupakan pengkhianatan mantan kekasihku. Sialnya, pria yang kutemui di bar dan hampir tidur denganku semalam adalah Arkana Wijaya, eksekutor perusahaan yang dikirim untuk memecat seluruh departemenku.
Hydragea
Numpang promote thor. Baca juga karya Hydragea. "Sang Villainess Yang Disayang" Kisah sang FL yang bertransmigrasi dan tertaut sistem antagonis. Diberi misi mengumpulkan poin penderitaan agar bisa kembali ke dunia aslinya. Namun justru para ML menyalahartikan kejahatan FL sebagai bentuk peduli.
Read All Reviews
Bukan Aku

Bukan Aku

Dia berjalan mendekati salah satu anak yang tengah bermain petak umpet dengan teman-teman yang lain. “Adik ….’ Sapa Abidah hati-hati, agar anak laki-laki itu tidak merasa takut bicara dengannya. “Kakak boleh ikut main gak?” Tanya Abidah dengan ekspresi wajah seramah mungkin. “Boleh! Eh! Dengar! Kakak cantik mau ikut main! Ke sini semuanya!” Teriak anak itu.
1012.7K viewsOn holdAdded to Library 305 Times as bukan mainan
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status