Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Istri Paksa Sang CEO Posesif

Istri Paksa Sang CEO Posesif

“Aku tidak mengklaim. Aku hanya mengambil kembali apa yang memang sudah menjadi milikku.” Kalimat itu membuat darahku mendidih. Aku ingin berteriak, ingin melawan, ingin menolak semua sebutan itu. Tapi lidahku kelu, seperti dikunci rasa takut. “Dia bukan milikmu!” Adam membentak, kali ini lebih lantang. Lalu matanya mencari mataku. “Nayla… katakan padanya! Kau tahu siapa dirimu. Katakan kau bukan miliknya!”
1.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 44 kali sebagai bukan milikku
Baca
+Pustaka
Bukan Bonekamu Lagi

Bukan Bonekamu Lagi

"Keluarga Mahendra membutuhkanmu. Aku membutuhkanmu" "Aku sudah bilang..." kataku dingin. "Semuanya sudah berakhir." "Tidak." Ia menggeleng. "Tidak akan pernah berakhir antara kita. Kamu milikku, Vivian. Dan kamu akan selalu milikku." Penuh rasa memiliki. Penuh kendali. Begitulah Adriel Mahendra. "Aku bukan milik siapa pun." Aku melangkah ke arah pintu keluar tempat parkir. "Terutama bukan kamu."
12.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 410 kali sebagai bukan milikku
Baca
+Pustaka
Bukan Budak Nafsu Majikan

Bukan Budak Nafsu Majikan

Kurang setahun, aku akan menyandang status janda. Tuan Hamiz tidak menjawab. Aku berdiri meraih kopiku tanpa kuambil susu pemberiannya. Aku berlari kecil menembus gerimis untuk kembali ke rumah. Tidak kulihat ke belakang, Tuan Hamiz ikut atau tidak. ”Jangan bayangin sesuatu yang belum terjadi.”
1028.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 788 kali sebagai bukan milikku
Baca
+Pustaka
Cintaku Untukmu Tapi Aku Miliknya

Cintaku Untukmu Tapi Aku Miliknya

Kamu jangan bohong, aku bisa lihat dari wajah kamu kalau kamu sedang memikirkan sesuatu" Akhirnya Adi mau bicara jujur sambil terus menggenggam tangan Adena. "Aku lagi mikir, apa aku sanggup kalau harus kehilangan kamu? Padahal kita sebahagia ini dan senyaman ini saat bersama, aku gak sanggup melepaskan kamu untuk orang lain cuma kamu yang bisa buat aku senyaman ini. Tapi sanggup gak sanggup aku juga harus bisa merelakan kamu bersama orang lain semua sudah terlanjur juga kan. (Nada sedih)
2.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 99 kali sebagai bukan milikku
Baca
+Pustaka
Gadis itu adalah milikku

Gadis itu adalah milikku

katanya dan kembali ke kamar… Kamarnya dan kamarku bersebelahan… Oh, aku tidak biasa disebut kamar, sebenarnya bukan kamarku. Maksudku bukan rumahku, bukan rumah ayahku atau rumah keluargaku, jadi aku enggan mengatakan kata 'milikku' Kemudian ketika saya minum air, saya kembali. Aku hendak memutar kenop pintu ketika tiba-tiba seseorang menarik tanganku. "A-Apa yang kamu lakukan ??" Aku dengan gugup bertanya padanya.
4.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 101 kali sebagai bukan milikku
Baca
+Pustaka
Tubuhmu Milikku

Tubuhmu Milikku

Gadis cantik itu menelan salivanya, sungguh saat ini jantungnya berdetak hebat. Bukan lantaran ia merasa tersentuh saat Xavier mengatakan kalimat itu padanya, tapi ia justru merasa takut saat Xavier mengatakan kalau ia adalah miliknya. Karena bagi Xena kata-kata itu justru membuatnya seperti menjadi seorang tawanan. “Saya tidak mau milikku ini terluka, jadi saya akan membawa kamu ke suatu tempat dan tidak ada yang boleh menyetuhmu sedikit pun, bahkan seujung rambut sekali pun.”
2.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 86 kali sebagai bukan milikku
Baca
+Pustaka
Suami Ku bukan Milik Ku

Suami Ku bukan Milik Ku

Mereka sama sama dimabuk asmara. "Sayang udah ya aku lelah sayang" kata Frenya. "Tapi aku belum ada meninggalkan jejak sayang" "Jangan tinggalkan apa apa. Aku tidak suka itu" ucap Frenya sambil pura pura merajuk. "Becanda sayang" ucap sugar daddy. Frenya kemudian meraih ponselnya. Dia berselancar di dunia maya melihat lihat brand ternama dunia yang mengeluarkan produk terbarunya.
9.87.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 161 kali sebagai bukan milikku
Baca
+Pustaka
Masih Menjadi Milikku

Masih Menjadi Milikku

Steffany duduk di sofa kamar Ivan sambil mengunyah tahu isi. “Kak, koq pulang sendiri sih?” “Emang mau sama siapa?” Steffany menggidikkan bahunya, “Siapa tau mau bawain ipar bule.” Ivan tertawa, “Ada-ada aja.” “Mereka kan cantik-cantik, kak.” “Ya, tapi tidak untuk dijadikan istri.” Steffany memasang wajah kecewa, “Jangan bilang masih ga bisa melupakan Callista.”
10941 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 25 kali sebagai bukan milikku
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
45678
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status