Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Menjadi Ibu Untuk Anak Sang Miliarder

Menjadi Ibu Untuk Anak Sang Miliarder

“Mama, kalau di toko bunga ada bunga warna biru, Bintang mau, ya!” Rania terkekeh mendengar permintaan polos putranya. “Bunga biru? Kita lihat nanti, Sayang. Kalau ada, Mama belikan.” Mobil terus melaju di jalanan yang semakin menanjak. Pemandangan mulai berubah. Gedung-gedung tinggi berganti dengan kebun sayur yang hijau dan hamparan bunga liar di sisi jalan. Kabut tipis menyelimuti beberapa area, menambah kesan magis pada suasana Lembang.
9.612.6K viewsOngoingAdded to Library 365 Times as buket bunga biru muda
Show Reviews (20)
Read
+Library
Wiediajheng
ahaayyy ternyata masih ada orang yg ditugaskan Rania mengawasi Maya dan bukti2itu semua adalah senjata untuk gantian melawan dan menghancurkan Maya.. tunggulah Maya..ga akan lama lagi kehancuranmu sudah didepan mata
Kania Putri
dasar rubah betina masih aja kamu bohong terus silahkan aja lah mainkan dramamu itu yg pasti bastian udah cukup kuat tau sepak terjangmu itu. keren kamu Farel disaat suasana genting kamu datang bawa angin sejuk proyek yg kamu tangani sukses besar ini bastian happy banget
Read All Reviews
Nyaman di Dekapan Berondong Muda

Nyaman di Dekapan Berondong Muda

Setelah mengundangnya masuk, Maura meminta Jovan untuk menunggu sebentar di ruang tengah selama dirinya menyiapkan kamar milik mendiang suaminya yang sudah tidak lama dipakai. “Spreinya sudah saya ganti. Nanti kalau butuh apa-apa panggil saya aja. Kamar mandi ada di dekat pintu masuk tadi, pintu warna biru. Kalau butuh bisa langsung pakai aja,” ucap Maura sambil merapikan sedikit posisi bantal dan guling. Jovan menganggukan kepalanya, masih kelihatan lemas. “Maaf, Bu, sudah merepotkan. Saya izin tidur duluan. Selamat malam, Bu Maura.”
10238 viewsOngoingAdded to Library 6 Times as buket bunga biru muda
Read
+Library
Fantasi Tersembunyi Bunga Kampus

Fantasi Tersembunyi Bunga Kampus

Eric memperbaiki kacamatanya, lalu memandangi bagian bawahku dengan mata menyipit, "Basah sekali? Mana mungkin Kakak percaya kamu nggak menginginkannya?" "Aku... aku nggak bisa menahannya... Kukira hanya Owen yang mengintipku, nggak kusangka Kakak juga." Kakiku diangkat oleh Eric. Dia menggigit leherku. "Kamu pakai apa? Wanginya memabukkan. Di luar tadi, kamu terus menatap bagian bawahku. Kenapa? Apa kamu ingin kusetubuhi di depan ibuku?"
11.4K viewsCompletedAdded to Library 307 Times as buket bunga biru muda
Read
+Library
Bunga yang Terinjak

Bunga yang Terinjak

Aku menemani Marissa dan meletakkan karangan bunga di sebuah batu nisan yang berukir nama Rangga. Ada beberapa hal yang tidak bisa diselesaikan dengan kematian, dan beberapa hal yang tidak bisa dilupakan begitu saja. Tapi, aku menatap Marissa dengan lembut. "Aku hanya berharap putriku aman dan bahagia."
6.4K viewsCompletedAdded to Library 236 Times as buket bunga biru muda
Read
+Library
Bunga yang Layu Sebelum Ujung Jalan

Bunga yang Layu Sebelum Ujung Jalan

Yuga terduduk lemas di atas lantai sembari kedua tangannya mencengkeram rambutnya sendiri dengan kuat, melontarkan raungan kepedihan yang teramat parah. Dia sudah salah dengan teramat parah, salah hingga tidak bisa dimaafkan lagi! Dia membeli seikat bunga krisan putih, lalu berdasarkan alamat yang pernah diucapkan oleh teman sekelasnya dulu, dia berhasil menemukan area pemakaman Shania. Di atas batu nisan tidak tertera foto apa pun, tampak sangat sederhana hingga membuat hati teramat perih. Yuga berlutut di depan batu nisan, meletakkan seikat krisan putih di bagian depan nisan, lalu menyandarkan dahinya pada permukaan batu nisan yang dingin.
9.6K viewsCompletedAdded to Library 356 Times as buket bunga biru muda
Read
+Library
BUNGA ABADI

BUNGA ABADI

Azalea mengambil dress brukat sepanjang lutut berwarna biru navy lalu segera ia kenakan baju tersebut. Hari ini Azalea memilih menggelung rambut panjangnya agar nampak lebih anggun saat memakai dress biru navy tersebut. Memakai riasan wajah. Dan di tambah dengan kalung berhiaskan batu permata biru dan gelang tangan yang satu model dengan kalungnya. Dulu Lingga yang membeli ini untuk Azalea bersama dengan baju satu lemari yang ia beli.
108.0K viewsCompletedAdded to Library 270 Times as buket bunga biru muda
Read
+Library
Bunga Takdir

Bunga Takdir

Tahun lalu adalah tahun yang terburuk bagi seorang gadis yang tengah memerhatikan penampilannya melalui cermin. Pintu tua berwarna cokelat berdecit pelan. Mama yang berniat membangunkan anak gadisnya pun hanya tersenyum kala melihat anaknya sudah berpenampilan rapi menggunakan kebaya berwarna biru langit. "Sudah siap, Nak?" tanya mama. "Sudah, Ma." "Mau sarapan dulu atau langsung berangkat?" Dia melirik jam dinding yang menunjukkan pukul tujuh pagi. "Langsung berangkat saja, Ma. Takut telat."
102.8K viewsOngoingAdded to Library 111 Times as buket bunga biru muda
Read
+Library
Istri Cacatku, Kembalilah!

Istri Cacatku, Kembalilah!

Dia pun mengeluarkan ponselnya dan mengambil beberapa gambar bunga rangkai yang indah. “Bunganya cantik.” puji Sophia memegang bunga berwarna biru indah. “Forget me not, nama bunga biru cantik ini.” Sophia tersentak, dia pun langsung menunduk malu karena ketahuan mengagumi keindahan bunga biru yang baru saja dia lihat hari ini. Mungkin ini bukan bunga sembarang, atau cara perawatannya juga pasti sulit belum tentu juga bunga itu bisa tumbuh secantik ini di toko Sophia.
105.3K viewsCompletedAdded to Library 170 Times as buket bunga biru muda
Read
+Library
Istri Kontrak Sang Ahli Waris

Istri Kontrak Sang Ahli Waris

Sesaat kemudian, muncul sosok Matthew yang membawa satu buket bunga. Bukan sekadar buket bunga biasa. Buket itu besar, tersusun dari mawar putih, baby’s breath, dan lavender, terikat pita satin berwarna ungu muda. Sara menatapnya dengan mulut sedikit terbuka, tak percaya dengan pemandangan di hadapannya. Matthew, pria paling rasional dan dingin yang ia kenal, sedang berdiri di ruang tamu mereka dan membawa bunga.
103.2K viewsCompletedAdded to Library 98 Times as buket bunga biru muda
Read
+Library
Tertawan Obsesi Gelap 4 Iblis Menawan

Tertawan Obsesi Gelap 4 Iblis Menawan

Dan di ambang jendela batu. Sebuah bunga. Bunga kecil berwarna biru keperakan, kelopaknya masih basah oleh embun. Meliuk lembut diterpa angin, seolah diletakkan di sana dengan sangat hati-hati. Instingku langsung terjaga. Aku meraih bunga itu, lalu menunduk ke bawah jendela kamarku, lantai tiga, cukup tinggi.
104.8K viewsCompletedAdded to Library 129 Times as buket bunga biru muda
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status