Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
BARA CINTA TERLARANG

BARA CINTA TERLARANG

terdengar suara profesor. Kami melanjutkan perjalanan, di toko bunga profesor berhenti, dari mobil aku melihat dia memilih beberapa bunga, kemudian di rangkaian oleh pemilik toko bunga. Profesor keluar dari toko bunga , nampak wajahnya terlihat bahagia. Apakah bunga itu untukku? Batinku. Profesor membuka pintu bagian belakang, meletakkan karangan bunga dengan hati-hati. Hum, rupanya bukan untukku, batinku.
95.7K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 223 Beses bilang buket bunga untuk hari guru
Read
+Library
Terjebak Dalam Novel

Terjebak Dalam Novel

Lonceng kecil di atas pintu berbunyi ketika dia masuk aroma bunga segar langsung menyebutnya. Seorang pegawai segera mendekat, "Selamat pagi pak, ada yang bisa saya bantu?" "Saya ingin mengambil buket bunga atas nama Mira." "Baik tunggu sebentar, Pak." Pegawai itu kemudian mengambil rangkaian lily putih yang sudah disiapkan sejak pagi, buket sederhana yang dibungkus dengan kertas berwarna putih bersih. Saat buket itu diserahkan pandangan Leo tertahan pada kartu ucapan kecil yang terselip di antara bunga.
2.5K viewsOngoingIdinagdag sa Library 68 Beses bilang buket bunga untuk hari guru
Read
+Library
Bunga itu Mekar Setelah Aku Tiada

Bunga itu Mekar Setelah Aku Tiada

Setelah setahun menikah dengan Reza, akhirnya aku hamil. Saat aku melewati toko bunga, aku berhenti sejenak. Hari ini seharusnya menjadi hari yang istimewa untuk dirayakan, jadi aku memutuskan untuk membeli seikat bunga. Aku mengenakan masker dan memilih bunga yang menghasilkan sedikit serbuk sari, kemudian meminta penjaga toko untuk membungkusnya dengan rapi sebelum membawanya pulang.
7.2K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 201 Beses bilang buket bunga untuk hari guru
Read
+Library
Bunga Biru

Bunga Biru

“Istriku ulang tahun hari ini. Aku butuh sesuatu yang tidak terlalu mencolok, tapi tetap indah.” Evelune mengangguk dan mulai memilih bunga. Tangannya secara otomatis mengambil beberapa tangkai bunga putih, menambahkan sedikit baby’s breath, lalu mengikatnya dengan pita tipis berwarna krem. Gerakannya tenang, hampir seperti ritual. Saat ia menyerahkan buket itu, pria itu tersenyum puas. “Istriku pasti menyukainya,” katanya sebelum pergi.
10625 viewsOngoingIdinagdag sa Library 13 Beses bilang buket bunga untuk hari guru
Read
+Library
Menjadi Istri Bayangan Untuk Pria Konglomerat

Menjadi Istri Bayangan Untuk Pria Konglomerat

"Aneh sekali." "Sesuai filosofinya, sih, Mbak. Tidak ingin dilupakan. Cocok sebagai bunga perpisahan. Misalnya untuk teman yang akan pindah jauh atau bisa juga untuk teman yang mau menikah. Lebih ekstrem lagi ... buat mantan." Pegawai itu lantas tertawa, kemudian memberikan buket yang sudah jadi kepada pembeli. "Forget me not," ucap Almaira berbisik. Dari sekian banyak bunga, kenapa Almaira harus tertarik dengan bunga yang ternyata memiliki arti hampir sama dengan keadaannya saat ini?
1015.8K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 427 Beses bilang buket bunga untuk hari guru
Read
+Library
KARANGAN BUNGA UNTUK PELAKOR

KARANGAN BUNGA UNTUK PELAKOR

Aku sudah menyiapkan kejutan spesial untuk mereka berdua. Pagi-pagi sekali. Aku mengirim dua karangan bunga ke kampusnya yang bertuliskan. SELAMAT ATAS KELULUSAN PELAKOR, YANG TELAH MEREBUT SUAMI ORANG. ORANG TUA CAPEK-CAPEK BIAYAIN SEKOLAH BIAR PINTAR. BUKANNYA PINTAR, EH MALAH JADI PELAKOR! Bersambung ....
1014.0K viewsOngoingIdinagdag sa Library 280 Beses bilang buket bunga untuk hari guru
Read
+Library
ISTRI PENGGANTI TUAN PENGUASA

ISTRI PENGGANTI TUAN PENGUASA

"Peace, Bu. Bukan. Maaf. Sudahlah, Ibu ngamuknya sama tuan saja. Saya gak bisa lama-lama dimarahin Ibu. Bawaannya pengen ngajak makan seblak aja." Lea rasanya ingin menggebukkan buket bunga yang sudah dia genggam sejak tadi. Tapi sayang, mahal. Lyli of the valley dicampur Juliet rose. Walau sekarang dia mampu beli, tetap saja semua terasa beda. Buket tadi secara khusus dirangkai oleh Zio dengan bimbingan Agni dan Puspa. Bisa dibayangkan bagaimana berbunganya hati Lea kala Agni menyerahkan buket yang didominasi warna putih dan peach dengan gradasi merah muda.
1058.0K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 1.7K Beses bilang buket bunga untuk hari guru
Read
+Library
Nikah Kontrak sama Bos Dingin

Nikah Kontrak sama Bos Dingin

Dia membawa tas kecil di bahunya yang hanya berisi dompet dan ponsel. Toko bunga tempat kursus itu tidak besar. Letaknya bahkan menyelip di antara deretan ruko tua, dengan papan kayu sederhana bertulisan “Dahlia House”. Ketika masuk, aroma bunga segar langsung menyambut, menenangkan siapa saja yang datang. Pemiliknya seorang perempuan paruh baya, bersuara lembut—terlihat keibuan sekali. Ia hanya memperkenalkan diri singkat, lalu membagikan alat dan bunga pada para peserta.
1.2K viewsOngoingIdinagdag sa Library 25 Beses bilang buket bunga untuk hari guru
Read
+Library
Memar Termanis

Memar Termanis

“Dia kasih bunga sebagai ucapan terima kasih karena kamu sudah menjaganya semalam.” Paula mengamati bunga itu dengan ekspresi datar, jarinya menyentuh kelopaknya perlahan. “Tapi…” ia bergumam, “Pak Jexon tidak pernah membelikan bunga lain selain mawar dan tulip.” Yubin mengangkat bahu, seolah tak peduli. “Mungkin dia minta Pak Gerald memesankan buat kamu. Sudahlah, Paula, terima aja. Nikmati momen manis ini.”
101.4K viewsOngoingIdinagdag sa Library 30 Beses bilang buket bunga untuk hari guru
Read
+Library
Dinodai Sebelum Malam Pertama

Dinodai Sebelum Malam Pertama

Nilai IP di bawah tiga dan judul skripsi yang ditolak. Seketika gadis itu terperangah sebab tahu-tahu di depan wajahnya dari arah belakang, seseorang menunjukan satu buket bunga besar berisi berbagai bunga indah; tulip, peony dan mawar. Lantas gadis itu menoleh untuk melihat siapa orang yang tidak waras, memberikan satu buket bunga untuk seorang anak mahasiswi yang bernilai jeblok.
10147.2K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 5.4K Beses bilang buket bunga untuk hari guru
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status