Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Secangkir Kopi Untuk CEO

Secangkir Kopi Untuk CEO

tanya Bu Ida heran. “Itu kopinya segelas atau sebotol akua besar, Mbak Len?” tanya Jaka. Lendra memutar malas bola matanya. "Tentu saja segelas." Bu Ida dan Jaka kembali terkejut. Dalam pikiran mereka, bahan seperti apa yang sampai membuat kopi tersebut harganya begitu mahal. Apa habis minum itu orang yang minum tidak akan tidur 3 hari 3 malam? Atau menjadi beruntung?
107.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 249 kali sebagai buku besar peminum kopi
Baca
+Pustaka
Nayla

Nayla

Didesain interior berwarna pastel. Kafe ini akan membuat pengunjungnya nyaman dan betah berlama-lama karena ada warung kopi yang menyediakan makanan dan minuman. Koleksi bukunya juga banyak dengan berbagai jenis buku yang beragam. Sungguh, Nayla sangat kagum dengan usaha yang baru Bagas akan geluti. Matanya sudah dimanjakan dengan buku-buku yang tersusun di rak dengan rapih. Aroma buku dan minuman bercampur jadi satu.
9.420.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 669 kali sebagai buku besar peminum kopi
Baca
+Pustaka
Ingat Aku, Suamiku!

Ingat Aku, Suamiku!

"Menurutmu, aku lebih tampan yang sekarang kan, Ra?" Aku memilih tak menjawab pertanyaannya. Berjalan menjauh, melihat beberapa koleksi buku yang tersimpan rapi di rak. Buku-buku ini kebanyakan adalah buku resep racikan kopi dari berbagai negara yang sengaja dibeli untuk menambah varian menu di coffeshop kami. Menoleh ke arahnya, aku melihat Mas Hamish masih sibuk membolak-balikkan halaman album foto.
101.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 65 kali sebagai buku besar peminum kopi
Baca
+Pustaka
Dalam Jeratan Bodyguard Tampan

Dalam Jeratan Bodyguard Tampan

Mungkin Pak Rinto meminta bantuan, pikir Kara. "Tinggal satu lagi," gumam Kara. Matanya fokus menatap ke Kaisar, lelaki yang sedang meminum secangkir kopi di pos. Pagi, siang, malam lelaki itu tak bosan terus-terusan minum kopi. Seperti tiada satu hari pun tanpa meminumnya, padahal minum terlalu banyak kopi bisa mengganggu kesehatan tubuhnya sendiri.
2.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 72 kali sebagai buku besar peminum kopi
Baca
+Pustaka
Queen of Shield - Putri Sang Duke

Queen of Shield - Putri Sang Duke

ujar Black sambil menyerahkan secangkir kopi kepada Koa. Mata Koa membulat saat mencium aroma harum kopi yang menyengat di udara. Ia melihat ke dalam cangkir dengan sorot kebingungan. “Apakah ini minuman terkenal dari olahan biji kopi yang orang-orang maksud?” “Benar. Kopi adalah minuman penyemangat yang bisa membantumu tetap terjaga di tengah kesibukan. Cobalah, tidak ada salahnya.”
1027.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 895 kali sebagai buku besar peminum kopi
Baca
+Pustaka
Passionate CEO - Malam yang Tak Terlupakan

Passionate CEO - Malam yang Tak Terlupakan

tanya WIlliam yang tiba-tiba saja sudah berada di sampingnya sambil membawa dua bungkus kopi. "Uh, La Cima," jawab Mysha sedikit kaget. Yang disebutkan oleh direktur itu adalah kopi-kopi termahal di dunia. Dia sendiri belum pernah mencicipinya, hanya pernah membaca artikel di majalah. William segera membuka bungkusan yang terbuat dari kain berserat kasar dan memasukkan biji kopi itu ke dalam mesin. Mysha menyingkir memberikan ruang bagi pria itu mengoperasikan mesin kopi.
1019.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 742 kali sebagai buku besar peminum kopi
Baca
+Pustaka
CRAZY FOR LOVE

CRAZY FOR LOVE

Tapi, rezeki tak ke mana dan tak tertukar kalau kata orang-orang, kafe yang notabene milik Akbar itu memang selalu ramai pengunjung. Selain kopi, menu andalan mereka adalah kue-kue tar manis sebagai pendamping. Rata-rata yang datang berkunjung pun adalah remaja-remaja kasmaran yang sedang berkencan murah meriah, atau pembeli-pembeli buku yang butuh ketenangan sejenak sehabis membeli buku dari toko buku bekas yang berada di seberang jalan. Lapak toko buku bekas itu juga adalah salah satu pemicu kebisingan. Saking populernya, mereka kerap kedatangan pembeli dari luar kota yang sengaja datang untuk berburu buku, persaingan dan saling sikut pun lumrah terjadi. Banyak yang tidak untuk dibaca send
105.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 203 kali sebagai buku besar peminum kopi
Baca
+Pustaka
Love of My Life

Love of My Life

Kebodohan memang tidak mengenal status bukan? "Kopi saya masih sama seperti dulu ya, OG yang namanya nyontek nama beras. Hitam pekat tanpa pemanis buatan. Jangan seperti waktu dulu. Kamu mencampurkan garam alih-alih gula." Sebuah suara bariton menyapa pendengarannya. Denver Delacroix Bimantara. Sepertinya Denver telah mengenalinya dan mengikuti hingga ke pantry ini. Kepalang basah, nyebur aja sekalian.
9.921.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 669 kali sebagai buku besar peminum kopi
Baca
+Pustaka
Sentuhan Pak Dosen: Harga Sebuah IPK

Sentuhan Pak Dosen: Harga Sebuah IPK

Dia kembali ke mejanya dan mulai memasukkan barang-barangnya satu per satu. ​Tidak banyak yang dia miliki. Buku catatan kecil bersampul kulit hitam. Dua buah pulpen. Tumbler kopi yang sudah kosong. Dan sebuah buku tebal berjudul "How to Lie with Statistics" pemberian Brata.
2.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 83 kali sebagai buku besar peminum kopi
Baca
+Pustaka
Di mana Rindu ini Kutitipkan

Di mana Rindu ini Kutitipkan

Sambil aku menunjukkan ke rak tepat di belakang Sally duduk. “Keren juga konsep tempat ini. Siapakah orang gila yang punya tempat ini?” “Orang gila bagaimana maksudmu?” “Ya bagaimana tidak gila, café dipenuhi dengan buku-buku seperti ini. Ah, kauperlu membaca Filosofi Kopi-nya Dee.” “Apa itu?” “Carilah. Kaupasti menemukan seorang pecinta kopi yang benar-benar gila dalam cerita itu. Seperti pemilik kedai ini, tapi ini masih belum seberapa dibanding dengan tokoh Dee.”
103.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 71 kali sebagai buku besar peminum kopi
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status