Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Perjalanan Dimensi Waktu Sang Genius

Perjalanan Dimensi Waktu Sang Genius

Mendengar ucapan ini, Wira hanya tersenyum sambil menatap Yudha dengan kebingungan. "Hadiah? Nggak ada perayaan apa pun, kenapa tiba-tiba memberiku hadiah?" Yudha tidak menjawabnya, melainkan langsung menyerahkan sebuah kitab rahasia kepada Wira. "Kitab ini memuat Teknik Tinju Militer. Teknik ini sebelumnya memang sudah beredar luas, tapi isinya tidak lengkap. Ini adalah satu-satunya Teknik Tinju Militer yang selengkapnya. Kalau kamu bisa pelajari teknik ini, pasti kamu akan selamat."
96.1M viewsCompletedAdded to Library 129.0K Times as buku da vinci code
Show Reviews (2659)
Read
+Library
Winda KD Fashion
Ceritanya bagus, penuh inspirasi tapi... saya tidak setuju Wira nikah lagi. Kasihan Wulan, selama 3 tahun menahan siksa dari Wira lahir dan batinnya. Walaupun dia tersiksa, dia gak mau ninggalkan Wira, dia selalu melayani dan memenuhi kebutuhan Wira. Wira jadi orang kaya, malah nambah istri lagi ...
Hasan Aunur Rofiq
saya sangat menyukai novel ini karena ceritanya sangat menarik dan pembaca dapat dengan mudah memahami isi novel ini tetapi sayangnya bab di dlm novel ini sangat pendek namun dengan kelebihan dan kekurangan tersebut novel ini tetap sangat layak untuk di baca dan terimakasih untuk pembuat novel ......
Read All Reviews
Dulu Dijadikan Taruhan, Kini Dicintai Ugal-Ugalan

Dulu Dijadikan Taruhan, Kini Dicintai Ugal-Ugalan

gumam Rachel lirih sambil membaca setiap judul. Tak lama kemudian, jemarinya berhenti pada sebuah buku bersampul biru tua yang terlihat sudah cukup usang. "Neurologi Dasar." Rachel menarik buku itu keluar dari sela rak. Ketebalannya hampir memenuhi satu genggaman tangannya. "Mungkin ini yang dicari Bu Sari." gumamnya pelan. Rachel memeluk buku itu di dadanya, lalu bersiap turun dari pijakan.
1058.1K viewsOngoingAdded to Library 2.3K Times as buku da vinci code
Show Reviews (28)
Read
+Library
Valen Ash
Hai kak salam kenal ceritanya keren banget kalau boleh mampir ke ceritaku ya judulnya "CEO itu tak bisa menyentuh wanita kecuali aku" kisah hubungan satu malam yang berakhir dengan pernikahan kontrak karena kepentingan. Jangan lupa tinggalkan komentar terimakasih
Fitri Si'cewe Cubby
kapan rachel unboxing sma barra thor...dkasih beban trus rachelnya...mereka pun perlu merasakan indahnya pernikahan mereka kan biar mereka yakin cinta mereka berbalas...s3mangat thor bikin cerita manisnya jgn dbkin salah paham
Read All Reviews
Rahasia di Balik Ruang Gelap

Rahasia di Balik Ruang Gelap

Bahkan suatu kali, dia diam-diam buka buku harianku. Sore itu, tiba-tiba ibuku tanya, “Belakangan ini, apa Gilbert bersikap aneh?” Aku menggeleng, tetapi bibirku gemetar. Ibuku terdiam cukup lama, lalu berkata dengan suara yang tegas namun lembut, “Kalau dia lakukan sesuatu ke kamu, kasih tahu ibu. Kita akan pergi dari sini!” Kata "pergi" itu buat aku seperti dapatkan kembali kekuatan yang selama ini hilang.
38.9K viewsCompletedAdded to Library 1.3K Times as buku da vinci code
Read
+Library
Setelah Masuk Ke Novel, Aku Mengubah Takdirku

Setelah Masuk Ke Novel, Aku Mengubah Takdirku

Setelah duduk nyaman, Ivy mengeluarkan buku bersampul tebal pemberian dosen Filsafatnya itu dari dalam tas. Namun, begitu membuka halaman pertama, dahi Ivy langsung berkerut dalam. Buku berjudul "Many Lives, Many Masters" itu ternyata merupakan cetakan edisi orisinal yang sepenuhnya menggunakan bahasa Inggris. Sebagai mahasiswi jurusan Sastra, Ivy sebenarnya tidak terlalu asing dengan kosakata asing. Namun, buku karya dr. Brian Weiss ini bukanlah novel fiksi biasa. Halaman pertamanya langsung dibuka dengan narasi ilmiah yang dipenuhi istilah-istilah psikologi klinis, psikiatri, dan kedokteran yang cukup berat.
101.2K viewsCompletedAdded to Library 30 Times as buku da vinci code
Read
+Library
Aku bukan Alea

Aku bukan Alea

Di dinding depan terpajang papan besar penuh catatan: foto foto keluarga Marvelle, jadwal kebiasaan mereka, tempat tempat yang sering mereka datangi, dan garisngaris merah yang terhubung seperti jaring laba laba. Di meja panjang, tersusun benda benda yang membuat punggung siapa pun merinding, kunci duplikat, catatan kecil berisi observasi, serta beberapa alat yang ia sembunyikan dengan rapi di dalam kotak besi. Di tengah meja, ada sebuah buku hitam dengan sampul kulit rapi, misterius, tidak berdebu sama sekali. Buku itu berjudul Rencana Akhir.
2.1K viewsOngoingAdded to Library 70 Times as buku da vinci code
Read
+Library
BALAS DENDAM SANG PERMAISURI ABADI

BALAS DENDAM SANG PERMAISURI ABADI

Dia turun ke gudang bawah tanah yang pengap. Di sana, ia menemukan brankas batu. Dengan panik, dia membukanya. Di dalamnya ada buku tebal usang—Buku Besar Rahasia Valerian. Raynan mencengkeram buku itu dengan tangan gemetar. Rasa lega bercampur dengan kemarahan. Ia telah membahayakan posisinya untuk menutupi jejak aliansi kotor ini. Saat ia berbalik untuk melarikan diri, suara langkah kaki bergema di atas tangga batu.
2.3K viewsOngoingAdded to Library 70 Times as buku da vinci code
Read
+Library
Buku Harian Rahasia Fiona

Buku Harian Rahasia Fiona

Saat aku pikir aku telah menghancurkan harga diriku sepenuhnya dan tidak mendapat respons, tiba-tiba terdengar suara tawa dan aku mendengar suara yang berat, “Buka pintunya.” Ketika aku membuka pintu, ada seseorang yang berdiri di depan pintu, orang yang kukira telah pergi jauh dan tidak akan pernah muncul di hadapanku lagi, ternyata masih berdiri di sana. Sudah berselang dua jam sejak dia pergi, apakah dia berdiri di sana selama dua jam? Dia ternyata tidak pergi? Sebelum aku sempat mengatakan sesuatu, aku dipeluk erat, dia tersenyum padaku, tetapi seperti sambil menggertakkan giginya.
5.0K viewsCompletedAdded to Library 116 Times as buku da vinci code
Read
+Library
Petualangan Tujuh Hari

Petualangan Tujuh Hari

“Kamu ini, nanya tapi dijawab sendiri! Gimana nanti, deh.” “Eh buku ini bagus. Aku duduk di sana, ya, Def. Defa kalo mau cari buku juga cari aja.” Via memegang sebuah buku tebal dengan cover warna hitam pekat dengan beberapa gambar seperti gunting, bawang putih, dan peniti. Defa menganggap buku itu hanya novel karangan penulis biasa. Padahal, tanpa ia sadari, ada tulisan bertinta merah di ujung kanan atas buku yang menyatakan bahwa kisah itu adalah kisah nyata yang dialami seseorang di masa silam.
22.6K viewsOngoingAdded to Library 74 Times as buku da vinci code
Read
+Library
Owned by The Don

Owned by The Don

Aroma kayu pinus terbakar bercampur samar dengan wangi cokelat panas di atas meja kecil di samping sofa. Bianca duduk bersandar di atas karpet beludru tua, punggungnya menempel pada kaki sofa. Sebuah buku tebal terbuka di pangkuannya. Sampulnya tua, berjilid kulit cokelat dengan huruf latin yang nyaris pudar: buku tentang sejarah terbentuknya organisasi mafia tua.
847 viewsCompletedAdded to Library 27 Times as buku da vinci code
Read
+Library
Jiwa Yang Kembali Hidup Untuk Menuntut Balas

Jiwa Yang Kembali Hidup Untuk Menuntut Balas

Matanya langsung menyapu setiap sudut, mencari sesuatu yang hanya dia tahu. “Disana… di rak buku itu, aku selipkan flashdisk itu di sebuah buku ensiklopedia,” Kata Darian di dalam kepala Alvaro. Alvaro mulai menyusuri rak buku itu mencari buku ensiklopedia. “Lo yakin, disini?” Gumam Alvaro. “Iya… aku yakin “Iya… aku yakin. Aku sendiri yang menyimpannya,” suara Darian terdengar tegas di kepalanya.
10540 viewsOngoingAdded to Library 19 Times as buku da vinci code
Read
+Library
PREV
123456
...
9

Frequently Asked Questions

Bayangkan kamu lagi baca peta besar penuh catatan kaki, lalu dibawa nonton film yang merangkum peta itu jadi slideshow visual—itulah perbedaan paling kentara menurutku antara buku dan film 'The Da Vinci Code'. Dalam buku, Dan Brown ngasih ruang panjang buat penjelasan sejarah, teori, dan monolog batin Robert Langdon; aku sering ketahan di satu bab cuma karena pengin mengunyah detail simbolik yang dijabarkan. Cerita terasa lebih padat, misteri dipecah jadi beberapa lapis dengan clue yang dijelaskan pelan-pelan, jadi puas banget kalau kamu suka mikir dan menghubung-hubungkan petunjuk.

Di layar, sutradara memilih jalan singkat: meroketkan tempo, menonjolkan adegan-adegan visual seperti pembuka di museum, pengejaran, dan momen-momen dramatis yang gampang bikin dag-dig-dug. Alur yang ribet dipadatkan, dialog dikompresi, dan beberapa pengungkapan yang dalam di buku dibuat lebih simpel supaya penonton nggak kelabakan. Buatku, filmnya lebih soal atmosfer dan estetika—kamera, musik, dan setting Paris/Anglia bikin ketegangan instan—tapi kehilangan beberapa lapisan filosofis yang bikin buku jadi mengunyah lama.

Ada juga perbedaan soal karakterisasi: di buku aku ngerasa Langdon lebih reflektif dan Sophie punya backstory yang lebih terurai, sedangkan film menekankan chemistry antar pemain dan momen aksi. Intinya, kalau mau depth dan argumen kontroversial soal agama/histori mending baca bukunya; kalau mau tontonan cepat, visual kuat, dan ketegangan nonstop, filmnya tetap seru. Aku suka keduanya, karena masing-masing penuhi kebutuhan yang beda di kepala dan hati aku.

SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status