Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Ibu, Jangan Tinggalkan Kami

Ibu, Jangan Tinggalkan Kami

pungkas Pak Hendi, menarik Ibu pergi dari ruang keluarga. Tangan kananku meraih tisu, mengelap dengan perlahan noda pada buku yang kertasnya sudah menguning. Dari judulnya sepertinya menarik, Orang-orang Bloomington karya Budi Darma. "Seharusnya tadi aku tidak membawa buku-buku tersebut keluar dari perpustakaan." Sesal Pak Atma, kemudian menyuruhku membawa buku-buku itu ke perpustakaan pribadinya.
103.1K viewsOngoingAdded to Library 65 Times as buku not balok
Read
+Library
Perfect Game

Perfect Game

Namun tutorial dihilangkan beberapa tahun belakangan ini, jadi para player harus membaca dari perpustakaan “Ouhh oke oke” Iena mengiyakan perkataan nya, dan langsung menuju ke lantai 2. Dia mencari lift dan naik ke tempat yangr ingin dia tuju [Lantai 2| Perpustakaan] Saat naik ke lantai 2, dia melihat pintu yang amat besar, dan bertuliskan tulisan Open. Iena yang sedikit bersemangat itu menekan tombol open dan membuka pintu dan wahhh. Perpustakaan yang dilihatnya amat besar, luasnya seluas Gedung rapat pada umumnya, lemari buku dihias dan diukir sangat indah. Ada ukiran bunga, akar, dan beberapa ukiran lainnya. Tak banyak orang, masih bisa terhitung dengan jari, mungkin karena beberapa orang
102.8K viewsOngoingAdded to Library 61 Times as buku not balok
Read
+Library
Pembalasan Sang Dokter Jenius

Pembalasan Sang Dokter Jenius

Ia kembali ke kursinya, meletakkan buku itu di meja, dan mulai membukanya halaman demi halaman. Halaman pertama penuh dengan rumus matematika yang rumit. Joko mengerutkan kening. Ia melewati itu. Halaman berikutnya berisi diagram struktur pondasi. Ini lebih menarik. Ia memperhatikan gambar-gambar potongan melintang tanah, besi beton, dan campuran semen.
1021.2K viewsCompletedAdded to Library 592 Times as buku not balok
Read
+Library
Exit

Exit

Aku bertanya ke Laura, memegang-megang deretan buku yang berjejer, kelihatan memusingkan. “Ambil yang bisa dibaca saja, Kak,” jawab Laura, mengambil satu buah buku tebal—aku belum tahu apa namanya, intinya buku itu amat tebal sekitar 3 centimeter, bagiku itu sudah terlalu tebal untuk buku yang hanya berisikan berjuta kata di dalamnya, hanya kata saja—tanpa gambar berwarna. Aku menoleh, lantas berkata, “Semua buku di sini pasti bisa dibaca kali, Ra,” kataku, menanggapi jokes Laura.
102.8K viewsOngoingAdded to Library 90 Times as buku not balok
Read
+Library
Buku telah di hapus

Buku telah di hapus

Hallo semua pembaca Sebatas istri bayaranmu. Pasti kalian pada bertanya-tanya kenapa cerita di sini gak ada yang di lanjut itu karena Aredhel sekarang udah pindah Akun ke Araya Noona. Dikarenakan sebab yang tidak bisa diberitahukan di sini. Namun tenang saja semua cerita yang Aredhel tulis akan ada di sana kok. Seperti cerita ini udah mulai lanjut lagi di sana dengan judul 'Sebatas Istri Bayaran' jadi bagi kalian yang ingin lanjut baca silakan langsung ke akun Araya Noona saja. Karena sekali lagi saya tegaskan akun ini sudah tidak dipakai lagi jadi gak akan ada cerita yang berlanjut di sini. Oke! Sekian terima kasih
104.1K viewsOngoingAdded to Library 143 Times as buku not balok
Read
+Library
Dimanja Suami Kontrakku

Dimanja Suami Kontrakku

Bukan karena isinya sudah banyak berkurang—melainkan karena setiap sudut kini punya kenangan yang sedang dikemas, dilipat, dan dipersiapkan untuk ditinggalkan dengan baik-baik. Pagi itu Bandung diselimuti kabut tipis. Udara dingin menyusup lewat jendela yang terbuka sedikit. Kardus-kardus cokelat sudah berjajar rapi di ruang tengah, diberi label tulisan tangan Ani dengan spidol hitam besar-besar: BUKU BU ANITA MAINAN NATHAN DAPUR PENTING – JANGAN DIBANTING Ani berdiri di tengah ruangan, tangan di pinggang, memandangi hasil kerjanya dengan ekspresi puas tapi juga sedikit sendu.
1042.2K viewsCompletedAdded to Library 886 Times as buku not balok
Read
+Library
Searching a Commoner Husband (Mencari Seorang Suami Jelata)

Searching a Commoner Husband (Mencari Seorang Suami Jelata)

Lalu usai menyeka bersih satu deret lemari, Alvan akan mengambalikan semua bukunya seperti semula dengan tatanan yang sama. Begitu ia berhasil menyelesaikan deretan itu, ia akan beralih ke deret yang ada di bawahnya dan ia terus melakukan itu hingga deret lemari paling bawah. Hingga di deretan yang paling bawah, ketika ia membongkar semua buku, ia melihat ada sebuah buku yang menarik. Tidak seperti buku yang lain, sampul buku itu penuh dengan gambar dan juga warna yang menarik. Dari sanalah ia nyaris salah menyimpulkan bahwa buku tersebut adalah novel biasa, tapi ketika ia membaca ringkasannya, rupanya buku tebal itu adalah karya prosa.
1013.2K viewsCompletedAdded to Library 263 Times as buku not balok
Read
+Library
Bekal Santet Dari Bibiku

Bekal Santet Dari Bibiku

Sontak saja bulu romaku merinding dan teringat dengan kejadian yang terjadi ditengah malam tadi. "Buk-Ibuk kalian benar-benar harus menjaga anak kalian dengan ketat karena bisa jadi anak kalian akan jadi korban selanjutnya. Aku bukan ingin menakut-nakuti kalian tapi aku pernah mendengar cerita dari orang-orang bahwa anak-anak yang meninggal itu berhubungan dengan tumbal yang dilakukan oleh seseorang demi menyempurnakan ilmu hitam yang sedang ia tuntut. Dan para pencari tumbal ini akan terus mencari anak kecil yang sehat dan bugar hingga mencapai seratus orang sesuai dengan target tumbal yang mereka inginkan," jelas seorang ibuk paruh baya yang cukup berperan di kampung tersebut.
2.0K viewsOngoingAdded to Library 48 Times as buku not balok
Read
+Library
BUKAN KISAH CINDERELLA

BUKAN KISAH CINDERELLA

Apapun yang nona muda-nya katakan pasti ia percaya. Pasca menyelesaikan urusan rumah, Laisa mulai memiliki waktu untuk mengamati tempat tinggal Gazza. Lelaki itu memilih bangunan biasa di pinggir kota, tidak mencolok mata dengan ketinggiannya yang nyaris sama dengan rumah-rumah di sekitar. Apartemen yang super biasa jika dibandingkan dengan status dan jabatan Gazza.
6.8K viewsOngoingAdded to Library 245 Times as buku not balok
Read
+Library
Ibuku Bukan Pembantumu, Mbak!

Ibuku Bukan Pembantumu, Mbak!

tanya pemuda berambut ikal kepada seseorang yang dipanggilanya Ray itu. Perlahan pemuda itu menurunkan buku menunya. Dan betapa terkejutnya aku saat melihat siapa orang yang baru saja meletakkan buku menu itu kemeja. Dan menatap diriku datar.
4.6K viewsOngoingAdded to Library 128 Times as buku not balok
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status