Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Jodoh Tenggat Waktu

Jodoh Tenggat Waktu

Kapan lelaki itu mau mengikuti permintaanya tuk berhenti perhatian? Belum cukup dirinya mencerna semua kebaikan itu, sekarang Aluna meloloskan desah nafas melihat note tertempel di sisi layar laptopnya. Tulisan acak-acakan masih terbaca disana. [Aku taruh sup di microwave, makan kalau lapar! Jangan sampai perbannya basah lagi!] Tidak ada identitas di note berwarna kuning itu, tetapi Aluna tak perlu berpikir panjang tuk menyimpulkan bahwa note itu milik Bima.
108.7K viewsCompletedAdded to Library 339 Times as buku note
Read
+Library
Cintai Aku, Pak Dosen!

Cintai Aku, Pak Dosen!

Ini adalah tawa pertamanya yang tulus sejak tiba di London. Mereka memasuki toko yang padat. Kaleb memilih pena dan kertas dengan serius, sambil terus memberinya nasihat praktis. “Jangan beli yang mahal. Mereka akan hilang setelah seminggu. Sticky notes itu penting untuk menandai buku.” Aerin tertawa kecil, lalu mengikuti saran Kaleb dan memasukkan beberapa bungkus ke keranjangnya. “Kau sangat membantu, Kaleb. Terima kasih.”
101.6K viewsCompletedAdded to Library 53 Times as buku note
Read
+Library
Ibuku Bukan Pembantumu, Mbak!

Ibuku Bukan Pembantumu, Mbak!

Kasihan beliau. Selesai sarapan aku menunggu Amanda di teras depan rumah. Kebiasaan anak ini mah, suka jam karet. Janjian jam berapa, ini sudah jam berapa. Aku putuskan membuka ponselku dan membuka aplikasi novel ku. Membaca adalah salah satu hobi yang aku miliki. Kadang saat suntuk, aku membaca novel di ponselku. "Belum berangkat, Nak? " tanya ibuku yang berdiri di ambang pintu depan.
4.5K viewsOngoingAdded to Library 90 Times as buku note
Read
+Library
Pacarku Ganteng, tapi Konyol

Pacarku Ganteng, tapi Konyol

jawab Kianna. "Bagus deh. Besok gue kasih lo buku note yah. Ntar lo tulis di sana aja, biar bisa gue baca terus ke mana-mana. Oke?" kata Nada antusias. Kianna mengangguk, tersenyum simpul. "Makasih Kianna yang imut-imut." Nada melenggang pergi menjauhi Kianna yang masih duduk sendiri. Kianna menghela napas panjang. Otaknya masih sibuk berpikir, mengapa keinginan Nada begitu mirip dengan lamunannya beberapa waktu lalu?
1027.5K viewsCompletedAdded to Library 743 Times as buku note
Read
+Library
Ibuku Bukan Wanita Biasa

Ibuku Bukan Wanita Biasa

Turut penasaran dengan isi berkas tersebut. Pada beberapa halaman pertama, hanya diisi cd-cd yang atasnya terdapat angka. Mungkin sebuah kode atau nama cd tersebut. Lalu, dihalaman selanjutnya, terdapat catatan singkat yang Randu tidak mengerti isinya. Merupakan penggalan-penggalan kata, yang bila disatukan membentuk sebuah kode. Lalu, pada beberapa halaman terakhir. Terdapat judul, "Personil Elite Lost". Tangan Randu berhenti membalik halaman, tercenung.
109.0K viewsCompletedAdded to Library 233 Times as buku note
Read
+Library
Bekal Santet Dari Bibiku

Bekal Santet Dari Bibiku

Aku pun mencoba mencari jawaban dengan memutarkan otakku agar tidak membuat ibu curiga kepadaku. "Ehm... Kemarin bukuku hilang bu. Sepertinya terjatuh di luar! Makanya aku mau nyari nya ke sana sekarang bu karena ada tugas yang harus aku salin ke dalam buku itu Bu!" gumamku pada Ibu dengan mimik menyakinkan. "Ooooh.. Ya udah, pergilah!" Akhirnya mama percaya dengan alasanku. "Terima kasih Bu... Aku akan kembali secepat mungkin," ujarku pada Ibu yang sedang menatap ke arah ku.
2.0K viewsOngoingAdded to Library 47 Times as buku note
Read
+Library
(BUKAN) Duda Biasa

(BUKAN) Duda Biasa

Benar saja, ketika pintunya terbuka ada kurir yang membawa dua dus berukuran sedang. “Dengan ibu Almaira?” “Betul, pak.” “Ini pesanannya dan ini nota pembeliannya.” Alma menerima nota pembelian dan melihat totalnya. “Oh iya. Pembayarannya udah via digital ya, pak. Saya juga nanti kasih tipsnya via digital.” Driver ojek mengangguk tersenyum sumringah, “Wah terima kasih, bu sebelumnya.” “Sama-sama.”
47.7K viewsCompletedAdded to Library 215 Times as buku note
Read
+Library
Berondong Simpanan Ibuku

Berondong Simpanan Ibuku

Ku buka jendela dan pintubselebar lebarnya untuk memberi suasana lega di tempat itu. Lagi lagi aku kebingungan melihat tumpukkan barang yang begitu banyak. Aku harus memulainya dari mana? Bukannya langsung bekerja, aku malah masuk lebih dalam.lagi, mengamati foto foto lama yang saling bertumpuk dan tidak rapi sama sekali di salah satu sudut. Satu persatu gambar lama berdebu itu aku amati. Hanya ada foto foto keluarga besar ibuku dan beberapa foto orang yang tidak aku kenal.
2.9K viewsOngoingAdded to Library 87 Times as buku note
Read
+Library
BUKU TERLARANG

BUKU TERLARANG

jawabnya, menutup buku itu dengan cepat. "Hmm… jangan begadang terlalu malam. Besok kamu masih ada kuliah, kan?" "Iya, Bu. Sebentar lagi tidur." Dia mendengar langkah kaki ibunya menjauh sebelum kembali menatap buku di hadapannya. Isinya bukan seperti buku biasa. Bukan sekadar cerita atau sejarah. Buku ini berisi instruksi. Mantra? Ritual? Dia tidak yakin.
1.7K viewsOngoingAdded to Library 57 Times as buku note
Read
+Library
BUKAN KUMPUL KEBO

BUKAN KUMPUL KEBO

Dan itu berjumlah hingga seratus kotak tiap kantor nya. Selesai dengan itu. Rey pergi untuk mandi. Dan Putri membereskan uang serta catatan pembukuan usaha mereka.
1.6K viewsCompletedAdded to Library 60 Times as buku note
Read
+Library
PREV
123456
...
9
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status