WANITA KEDUA SUAMIKU
im berdiri di ambang pintu. Sementara Nayra hanya bergeming, tak ingin melerai ataupun menolong Halim. "Apa-apaan ini!" Bentak Abuya, Ayahnya Halim. "Tanyakan pada anakmu! Apa kesalahan dia, bisa-bisanya sudah punya istri yang sedang hamil tapi ingin menikahi adik saya!" cerca Aldo. Heru yang sedari tadi diam menunjukkan foto-foto Halim dan Vini kearah Abuya. "Astaghfirullahaladzim," gumam Abuya saat melihatnya. Ditariknya kerah baju anaknya, wajahnya berubah merah padam antara malu dan emosi menjadi satu. "Sejak kapan kamu menikahi anak dukun itu!" Bentaknya pada Halim. "Ka-kami belum menikah, Buya," lirih Halim. Semua yang ada disitu tampak syok tak menyangka lelaki bergelar ustadz lulusan