Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Janda Kembang

Janda Kembang

Bella dari tadi mencari keberadaan Reyhan untuk memberikan jus orange yang segar buatannya. 'Aku sudah mencampur minuman ini dengan obat perangsang, kali ini Reyhan harus jadi milikku, sudah lama dia mengabaikan aku,' batin Bella dengan senyuman penuh arti. "Hei Rey, aku bawakan jus segar buat kamu, aku cari kamu dari tadi," ucap Bella saat mendekati Reyhan. "Terima kasih, kamu baik sekali," ucap Reyhan dengan senyuman manis.
106.3K viewsCompletedAdded to Library 157 Times as bulan jingga
Read
+Library
Janda Kembang

Janda Kembang

Menggemaskan! Tanpa menanggapi candaan sahabatnya, Thalisa pun langsung berdiri dan memesankan minuman untuknya ke meja order. Setelah menunggu sekitar 5 menit minumannya pun selesai dibuat, Thalisa kembali ke mejanya dengan nampan berisi jus stroberi dan dua roti lapis tuna.
9.88.9K viewsOngoingAdded to Library 195 Times as bulan jingga
Read
+Library
Bukan Pengasuh Biasa

Bukan Pengasuh Biasa

Dan disaat itu terlihat Jingga tampak meringis mengelus-ngelus barunya. "Sayang kamu kenapa?" tanya Langit yang mulai panik ketika melihat Jingga semakin lama semakin meringis kesakitan. Jingga ternyata merasa kesakitan, perutnya mulai merasakan kontraksi. Karena pada saat ini umur kehamilan Jingga memang sudah 9 bulan dia hanya tinggal menghitung hari menunggu kelahiran anaknya. "Sepertinya aku mau melahirkan," jawab Jingga dengan santai kepada Langit.
1010.0K viewsCompletedAdded to Library 321 Times as bulan jingga
Read
+Library
Pernikahan Sebatas Status

Pernikahan Sebatas Status

Tampak Jingga keluar dari sana sambil membawa wadah air berukuran sedang untuk menyiram tanaman. Sama halnya dengan Jingga, Ganendra pun terpaku melihat sosok gadis yang hanya mengenakan daster sederhana bermotif bunga tersebut. Pria rupawan itu seolah membeku di tempatnya. Sedangkan Jingga menelan ludah berkali-kali. "Ada apa anda ke sini? Ini belum satu minggu!" ucap Jingga ketus. "Aku tidak pikun," balas Ganendra dengan nada datar.
98.5K viewsCompletedAdded to Library 204 Times as bulan jingga
Read
+Library
JandA

JandA

Wangi mint yang sering ia pakai juga ia ganti menjadi wangi vanilla, sebuah wangi yang tajam namun lembut dan memberikan kesan menggoda bagi lawan bicara. "Kita akan segera bertemu, nona CEO." Ujar Jeffrey tersenyum puas akan penampilannya dan segera meninggalkan ruang rahasianya menuju tempat di mana ia akan bertemu dengan 'sang kepala' untuk kali pertama. ****
105.2K viewsOn holdAdded to Library 155 Times as bulan jingga
Read
+Library
Pernikahan Dadakanku yang Luar Biasa

Pernikahan Dadakanku yang Luar Biasa

“Kamu besok kan pergi ke Bali?” Jingga mengangguk pelan. “Betul, Pak.” Pria dingin itu menoleh lagi ke arah Jingga untuk sesaat. “Nanti, hubungi Wira kalau butuh sesuatu.” “Iya, Pak. Bapak juga hati-hati di jalan.” Jingga menjawab dengan senyum tipis. Sebaliknya, pria itu hanya bergumam singkat. “Hem.” Setelah kepergian Arjuna, Jingga pergi ke kampus dengan diantar oleh Pak Budi yang dibajak lagi untuk mengantar jemputnya kuliah hari itu.
102.1K viewsOngoingAdded to Library 83 Times as bulan jingga
Read
+Library
GEMA JATI

GEMA JATI

Dia menyingkap lengan kemejanya, mengotak-atik jam tangan selagi dia berjalan. Sinar biru memancar lurus dari jam tangan, menyusuri permukaan jalan serupa mesin pemindai. Adipati Ginggana menggerakkan serta tangan kirinya, memindai jalanan di belokan kiri, lurus, dan belokan kanan. “Kalau dari pasar, mobil datang dari kiri, kan?” tanya Adipati Ginggana seusai sinar biru dari jam tangannya padam.
411 viewsOngoingAdded to Library 9 Times as bulan jingga
Read
+Library
Kuranji

Kuranji

“Tunggu! Bukankah ini hari ulang tahunku?” Kuranji baru saja teringat bahwa hari itu adalah tanggal dua belas Agustus. Setiap kali meninggalkan padepokan, ia selalu mengingat tanggal dengan baik. Jadi, dia tidak mungkin salah hitung. Kuranji merasa bahwa kemampuannya saat ini merupakan sebuah hadiah ulang tahun yang indah. Bahkan, tahun ini adalah tahun terindah dalam hidupnya.
103.4K viewsOngoingAdded to Library 94 Times as bulan jingga
Read
+Library
Please, Uncle Jangan Nakal!

Please, Uncle Jangan Nakal!

Napas Ivony masih tersengal, dadanya naik-turun dengan cepat di balik gaun biru safirnya. Ia menatap jam dinding yang seolah mengejeknya dengan angka 11:31. Hanya satu menit. Jarak antara keselamatan dan bencana hanya terpaut enam puluh detik yang menyedihkan. “Jalanan macet total, Uncle! Ada perbaikan jalan mendadak, aku sudah menyuruh Tommy mengebut, tapi—”
102.2K viewsOngoingAdded to Library 88 Times as bulan jingga
Read
+Library
Dosen Galakku, Suami Rahasiaku

Dosen Galakku, Suami Rahasiaku

Dia jauh lebih suka kalau Jingga mengirim pesan-pesan random seperti— ‘Menanyakan warna daster yang harus dipakai, bingung mau minum jus apa, atau sekadar mengirim foto pipinya sambil bertanya apakah terlihat makin chubby.’ Namun sampai jam makan siang lewat, Jingga sama sekali tidak menghubunginya. "Ngapain sih dia rajin banget. Kayak kekurangan uang aja," gerutu Sagara. "Bukan karena kekurangan uang, Pak," jawab Azzam sabar. "Jingga kerja kan tujuannya buat meringankan tugas Kakek Akmal. Jadi wajar kalau dia serius, biar cepat paham."
1063.2K viewsOngoingAdded to Library 2.0K Times as bulan jingga
Read
+Library
PREV
1
...
345678
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status