Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
JERAT GAIRAH SANG SAHABAT

JERAT GAIRAH SANG SAHABAT

Pemerah bibir jika tidak dipakainya supaya menambah kesan pucat pada wajahnya. Embun mengambil tetes obat mata pada kotak obat. Lekas gadis berambut sepinggang itu memasukkan benda itu ke dalam tas. Sengaja ia bawa benda tersebut untuk mendukung aktingnya nanti di depan Safia.
1034.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai bunga bintang untuk mata
Baca
+Pustaka
Aku Melihatmu Saat Melihat Bunga

Aku Melihatmu Saat Melihat Bunga

Jadilah aku memilih duduk tenang sambil memperhatikan keadaan sekitar. Lima belas menit setelahnya Syailendra masuk lagi ke dalam mobil, satu tangannya membawa bunga... Angelica kalau tidak salah itu namanya. Lalu salah satu tangannya lagi menenteng plastik putih. Dia memberikan bunga itu padaku dan berkata, “Ayok foto, terus upload deh.” Aku memicingkan mata menatapnya, lalu memperhatikan bunga yang Syailendra berikan.
103.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 77 kali sebagai bunga bintang untuk mata
Baca
+Pustaka
Pria 'Shift Malam'

Pria 'Shift Malam'

batin Nita dengan mata berbinar. **
1061.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.5K kali sebagai bunga bintang untuk mata
Baca
+Pustaka
Kultivator Tanpa Tanding

Kultivator Tanpa Tanding

Dia menutup matanya, berjemur di bawah sinar matahari yang membelai wajahnya yang indah, dan bergumam dengan melamun, "Sinar matahari ini sangat indah." Saat itu, awan mengaburkan matahari. Changying: ... Xie Feng dan Sushang: ... "Bunga -bunga ini juga tidak buruk." Changying memberikan sedikit batuk, membungkuk ke bawah untuk menyentuh tanaman dengan bunga merah muda lembut dalam upaya untuk menyamarkan kecanggungannya. Desir! Tanaman tertutup daunnya. A Touch-Me-Not!
4.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 101 kali sebagai bunga bintang untuk mata
Baca
+Pustaka
Kehidupan Edo yang Menakjubkan

Kehidupan Edo yang Menakjubkan

"Bagaimana denganku? Aku seperti bunga apa?" Lina bertanya. Aku mencium keningnya dan berkata, "Kamu seperti bintang di langit, bunga Rosa chinensis dan bunga Paeonia lactiflora." "Kenapa aku mirip dengan begitu banyak hal?" Lina bertanya dengan bingung. Aku menjelaskan, "Aku bilang kamu seperti bintang di langit karena kamu seperti bintang di langit yang memberiku cahaya di malam yang gelap."
9.41.2M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 46.2K kali sebagai bunga bintang untuk mata
Baca
+Pustaka
Antara Cinta dan Takdir

Antara Cinta dan Takdir

Jadi aku sangat antusias saat mata ku mendapati pemandangan yang menyejukkan hati. "Di alam peri setiap malam pasti ada Bintang dan Bulan. Mereka tidak pernah absen untuk menerangi gelapnya malam." Ujar Gentara yang memetik bunga berwarna biru keunguan, lalu menyelipkannya di salah satu telingaku. Aku hanya diam memperhatikan wajahnya dari dekat, tidak lupa dengan jantungku yang seperti akan loncat dari tempatnya.
104.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 142 kali sebagai bunga bintang untuk mata
Baca
+Pustaka
Penguasa Negeri Jin

Penguasa Negeri Jin

“Bunga mawar kuning. Bagus sekali. Belum pernah aku melihat bunga mawar seperti ini...” kata Bintang. Lalu dia membungkuk mengambil bunga itu. Seperti kebiasaan orang begitu bunga dipegang Bintang ini langsung dekatkan ke hidungnya lalu mengendus bunga itu. “Heiii... harum sekali,” kata Bintang pula. “Bunga sebagus ini dari mana datangnya?” Ksatria Pengembara memandang ke arah telaga. “Eh...!” Kening Bintang mengerenyit. Dikedip-kedipkannya matanya. Lalu diusapnya. “Aneh, apa yang teriadi dengan mataku. Pemandanganku mendadak kabur. Lebih aneh lagi, dadaku sesak. Kepalaku seperti pusing!” Bintang pandangi bunga yang dipegangnya. Sedekat itu sang bunga berada di depan matanya namun dia tak b
1031.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai bunga bintang untuk mata
Baca
+Pustaka
Bintang untuk Angkasa

Bintang untuk Angkasa

"Mama kenal Angkasa juga?" Mama mengangguk. "Angkasa, Galang, Intan, Iqbal bahkan Dewi. Bagi Mama, Bi adalah bintang mama yang akan selalu bersinar. Dan bagi mereka, Bi juga bintangnya mereka yang sinarnya mereka butuhkan untuk menerangi malam mereka yang gelap." "Bintang." Aku mendongak, tersentak. Suara itu .... Mama menatapku lembut. "Dia butuh kamu, Sayang. Bintangnya Mama sangat dibutuhkan sinarnya buat dia."
9.870.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.4K kali sebagai bunga bintang untuk mata
Baca
+Pustaka
Saat Bunga Berguguran, Engkau pun Berpaling

Saat Bunga Berguguran, Engkau pun Berpaling

Calvin membawa Valeria melihat matahari terbit, makan di kedai pinggir jalan bersamanya dan menemaninya berjalan-jalan di taman …. Melakukan segala hal yang biasa dilakukan oleh pasangan kekasih. Saat matahari terbenam, sang surya pun menarik bayangan mereka menjadi panjang dan perlahan-lahan sosok Valeria mulai menjadi transparan. "Calvin, berhentilah bermimpi. Aku nggak akan pernah bisa kembali ke sisimu lagi …." "Cepatlah bangun. Ini cuma mimpi yang kamu ciptakan sendiri …."
3.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 82 kali sebagai bunga bintang untuk mata
Baca
+Pustaka
Bunga yang Telah Mekar Enam Puluh Kali

Bunga yang Telah Mekar Enam Puluh Kali

Matanya penuh senyum. "Prosedur pemulangan telah selesai. Ini bunga yang dipetik kedua anak pagi ini. Mereka ingin mengucapkan selamat atas kepulangan dari rumah sakit." Nathan dan Nolan bersandar di kedua sisi. "Tante Emily, lihat, masih ada embun di bunga-bunga ini!" "Tante Emily, bunga-bunga ini membuatmu terlihat sangat cantik!" Brian menggenggam tangan Emily, kedua anak itu mengikuti di sisi kiri dan kanannya. Mereka berempat meninggalkan bangsal, membuat para perawat di belakang mereka iri.
3.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 124 kali sebagai bunga bintang untuk mata
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
345678
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status