Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Terpaksa Menikahi Musuh

Terpaksa Menikahi Musuh

Pohon pinus bertangkai cokelat dengan daun hijau dan kuning keemasan berjajar dengan rapi di setiap sudut mata memandang. Langkah kaki Andres menanjak sedikit saat ia menemui beberapa anak tangga dengan tinggi yang tidak seberapa dan lebarnya cukup luas. Ruas antara satu anak tangga dengan yang lainnya terbentang kurang lebih satu hingga dua meter. Pagar mini yang terbuat dari kayu rotan yang telah dibentuk sedemikian rupa membentengi area tangga -memberi batas antara tangga itu sendiri dengan tanah yang sudah ditanami bunga tulip aneka warna. Merah, kuning, biru, ungu warna-warna itu tampak anggun dan memanjakan mata dengan keindahan juga kesegarannya. Andres berjongkok lalu mengeluarkan po
9.424.5K viewsCompletedAdded to Library 783 Times as bunga pagar
Read
+Library
Saat Bunga Berguguran, Engkau pun Berpaling

Saat Bunga Berguguran, Engkau pun Berpaling

Keesokan harinya, di dalam aula. Tempat pernikahan itu didekorasi dengan lembut oleh bunga-bunga segar dan kain tile putih. Cahaya matahari menembus jendela kaca patri, menjatuhkan bayang-bayang cahaya yang berwarna-warni dan berpendar. Para tamu undangan mengenakan busana terbaik mereka, berbincang sambil tertawa dan tersenyum. Semuanya menantikan kemunculan Calvin dan Tania.
3.1K viewsCompletedAdded to Library 117 Times as bunga pagar
Read
+Library
Bunga yang Layu Sebelum Ujung Jalan

Bunga yang Layu Sebelum Ujung Jalan

Yuga terduduk lemas di atas lantai sembari kedua tangannya mencengkeram rambutnya sendiri dengan kuat, melontarkan raungan kepedihan yang teramat parah. Dia sudah salah dengan teramat parah, salah hingga tidak bisa dimaafkan lagi! Dia membeli seikat bunga krisan putih, lalu berdasarkan alamat yang pernah diucapkan oleh teman sekelasnya dulu, dia berhasil menemukan area pemakaman Shania. Di atas batu nisan tidak tertera foto apa pun, tampak sangat sederhana hingga membuat hati teramat perih. Yuga berlutut di depan batu nisan, meletakkan seikat krisan putih di bagian depan nisan, lalu menyandarkan dahinya pada permukaan batu nisan yang dingin.
7.3K viewsCompletedAdded to Library 270 Times as bunga pagar
Read
+Library
Menipu Sang CEO Buta

Menipu Sang CEO Buta

Ivy berseru tercengang, saat melihat lautan bunga terhampar menutupi lantai. Teras itu biasanya hanya berisi lampu gantung di tepi, dan beberapa tanaman penghias. Tapi Matteo mengubahnya menjadi seperti taman bunga cantik. Semua bunga itu berwarna ungu, dari semua jenis. Mulai dari lavender favorit Ivy, sampai petunia yang tak beraroma. Setiap bilah pagar pembatas dililit oleh untaian bunga. Sentuhan menakjubkan lain, puluhan lilin diletakkan diantara tebaran bunga di lantai itu. Untuk menambah suasana romantis.
108.9K viewsCompletedAdded to Library 319 Times as bunga pagar
Read
+Library
Belenggu Hati Mantan Suami

Belenggu Hati Mantan Suami

Tak ada yang berbeda. Mawar merah di pojok dekat pagar. Kembang anting-anting (Fuschia) tergantung di atap depan, berderet 3 pot dalam posisi sejajar, menjuntai manis memamerkan mahkota bunga yang berwarna putih berpadu dengan kelopak merah. Pohon cemara di … Ah … tak ada yang berubah. Raya sempurna merawat semua agar tetap seperti sedia kala. “Mbak Kiran? Mau kesana?” Desi menoleh ke belakang saat menyadari wanita itu tak bergeming dari tempatnya.
1051.1K viewsCompletedAdded to Library 1.1K Times as bunga pagar
Show Reviews (18)
Read
+Library
repetition
Ceritanya bagus, kak. Kalo berkenan, bisa mampir ke ceritaku, ya. Judulnya "Anak-Istri Kalah dengan Teman Suami." Kisah ini menceritakan sosok perempuan tangguh yang berjuang untuk mempertahankan keluarganya. Terinspirasi dari kisah nyata, terima kasih ...️
shameita
speechless.... cerita yang bagus dan bikin penasaran karena memiliki plot yang menarik, cara bertutur yang apik, susunan kata dan kalimat yang rapi hampir tak bercela, tapi sekaligus bisa di nikmati. Congrats dan semangat terus berkarya buat penulis AWB ! ...
Read All Reviews
Bangkitnya Sang Miliarder Sejati

Bangkitnya Sang Miliarder Sejati

ucap Bram yang sudah merasa jengah pada penjaga villa yang masih teguh dengan pendiriannya untuk tidak membukakan pintu untuk siapa pun Dengan mendekat ke arah pagar teralis besi yang jarang, memperlihatkan area bangunan di dalamnya yang dikelilingi taman bunga yang begitu indah, Hasan menempelkan tubuhnya lekat dengan benda yang terbuat dari besi. “Pak, sini! jangan takut sama saya!” panggil Hasan dengan melambaikan tangannya memberi kode agar penjaga villa itu mau mendekat ke arahnya
106.0K viewsOngoingAdded to Library 203 Times as bunga pagar
Read
+Library
Ditalak Usai Resepsi

Ditalak Usai Resepsi

Tangga itu menuju ke atas tebing. Tiba di atas tebing terpasang sebuah gerbang kecil yang terbuat dari besi yang melengkung bercat putih. Besi itu dililit oleh bunga indah yang berwarna warni. Dari situ terhampar permadani berwarna merah yang memanjang hingga ke pendopo. Di kanan kiri pendopo dipajang pot-pot bunga yang berisi rangkaian bunga segar berwarna-warni.
1029.9K viewsCompletedAdded to Library 1.0K Times as bunga pagar
Read
+Library
Aku Mundur, Mas!

Aku Mundur, Mas!

Maklum rumah di sebelah yang konon merupakan bekas rumah mbak Mila dan Ibu mertua dalam keadaan kosong tidak berpenghuni. Aku mulai dengan menebang sedikit ranting yang tidak beraturan dan mulai mengering. Dengan sabit dan juga gunting taman yang akan membantuku untuk merapikan tanaman yang terbengkalai ini. Ternyata tidak hanya bunga Bougenville saja melainkan ada beberapa pohon bunga mawar yang tumbuh di sekitarannya. Aku belum tahu jenis atau warna dari pohon bunga yang tumbuh liar ini karena aku baru saja melihatnya selam tinggal di rumah ini. Mungkin sudah sering berbunga. Hanya saja aku yang memang tidak memperhatikannya sebelumnya. Berbeda dengan yang Bougenville. Ada dua macam warna
9.4123.8K viewsCompletedAdded to Library 2.7K Times as bunga pagar
Read
+Library
Pasangan Kencan Butaku Ternyata Bos di Tempat Kerja

Pasangan Kencan Butaku Ternyata Bos di Tempat Kerja

kata Bram dengan nada yang lembut. Dhea tersenyum senang, harusnya Bram sudah menduga jika Dhea menyukai mawar, karena di rumah kontrakannya ditanami beberapa tanaman mawar di pot-pot. Bram melayangkan pandangannya ke pinggir kolam, di sana terdapat lima belas jenis mawar, sebagian dia bawa dari luar negeri. Bahkan pagar tembok pembatas rumahnya itu di penuhi dengan bunga mawar merambat, yang dia bawa dari turki empat tahun yang lalu.
9.9270.1K viewsCompletedAdded to Library 8.4K Times as bunga pagar
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status