Cinta Tanpa Tapi
tanya bunda dengan lemah lembut, kedua tangannya menggenggam erat jari Ratna.
"A-aku ... hanya seorang janda, yang diceraikan karena tidak bisa punya keturunan."
"Mati, rejeki dan nasib itu semua kuasa Tuhan, dan bisa di ubah hanya dengan doa." Bunda mengusap air mata yang meleleh di pipi anak perempuannya dengan lembut.
"Sekarang jamannya berbeda, Ratna. Kalau hanya alasan mandul, kita tes dulu ke rumah sakit, kita obati sakitnya di mana, pasti ada solusi. Bunda yakin itu."