Rahasia Cincin Emas di Jari Manis Suamiku
Arif tersenyum lalu manggut-manggut, "Wah jadi kafe ini berkesan dong. Kamu bakal inget suasana kafe ini kalo malem. Lihat tuh, ada lampion-lampionnya, ada lampu kelap-kelip, sama pertunjukan musik. Kalo bukan kafe kekinian, konsep kayak gini mah nggak ada."
"Kafe kayak gini cocoknya buat anak muda Mas, buat anak remaja yang masih suka mabuk kepayang dan juga pacaran." Fatma terkekeh, wajahnya bersemu merah seraya menyendok mi pedas di hadapannya.
"Bener juga sih?!" Arif manggut-manggut, "Fatma, kira-kira nasib mantan suamimu gimana ya? Jujur aku sedih setelah dengar ceritanya tadi pagi."