Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
"* Kehormatan Ku Hilang Di Bangku SMA.*"

"* Kehormatan Ku Hilang Di Bangku SMA.*"

**Bab 2: Tanda-Tanda Awal** Kafe yang dituju Siska dan teman-temannya adalah tempat nongkrong yang cukup terkenal di kalangan anak SMA. Terletak tidak jauh dari sekolah, kafe itu selalu ramai dengan siswa yang datang untuk sekadar mengobrol atau menikmati minuman dan camilan ringan setelah pulang sekolah. Sari merasa sedikit gugup saat melangkahkan kaki ke dalam kafe tersebut. Ia belum pernah ke tempat ini sebelumnya, tetapi ia berusaha menyembunyikan rasa canggungnya.
101.6K viewsOngoingAdded to Library 39 Times as cafe singgah
Read
+Library
Pasangan Kencan Butaku Ternyata Bos di Tempat Kerja

Pasangan Kencan Butaku Ternyata Bos di Tempat Kerja

ujar Frans dengan ekspresi wajah sombong. "Oh, baiklah." ***** Ketika sampai lokasi cafe Frans, ternyata itu adalah cafe di kawasan Jakabaring, ini adalah cafe yang termasuk berkelas. Jika malam hari cafe ini sangat ramai karena ada live musik juga dari band lokal. Bangunan tunggal dengan parkiran yang luas, bagaimana tidak menarik pelanggan? ternyata memang pintar berbisnis lelaki di sebelahnya ini.
9.9270.1K viewsCompletedAdded to Library 6.8K Times as cafe singgah
Read
+Library
Womenizer

Womenizer

“Eh, kamu. Ada apa?” “Hari ini kita mau main ke mana lagi?” tanyanya antusias. “Nggak tahu, nih. Belum ada pikiran mau main ke mana. Yang lain ada saran nggak?” tanya Deska pada teman yang lainnya. “Ke cafe dekat tempat perusahaan papamu aja. Baru buka, kan? Nah, denger-denger selain nyediain minuman dan kue yang enak, di situ ada juga ruangan khusus karaoke dan live music-nya, lho,” ujarnya menyarankan.
103.4K viewsOngoingAdded to Library 107 Times as cafe singgah
Read
+Library
Kak, Aku Kedinginan

Kak, Aku Kedinginan

Mobil Kak Dimas mengikuti tepat di belakangnya. Mereka akan bertemu di sini. Kemudian, berdiri bersama di depan batu nisanku, tanpa satu kata pun terucap. Hujan akan turun makin deras. Wedang jahe itu akan benar-benar menjadi dingin. Sementara aku .... Tarikan itu makin kuat, menyeretku melayang makin tinggi. Untuk terakhir kalinya, aku menatap batu nisan itu.
2.0K viewsCompletedAdded to Library 45 Times as cafe singgah
Read
+Library
Ok, Aku Nyerah Bos!

Ok, Aku Nyerah Bos!

Aku segera berjalan beberapa meter, untuk bisa masuk ke dalam sebuah cafe. “Iced Caramel macchiato and black forest.” Aku menyebutkan pesananku kepada penjaga counter. Setelah itu aku membayar dengan uang elektronik. Berjalan menuju meja paling ujung dengan pemandangan kota metropolitan Singapura yang cukup membuatku nyaman berada di sini. “Thanks!” Aku tersenyum saat pesananku dibayar oleh waiters. Menyeruput minuman kesukaanku, kemudian menyendok kecil kue ke dalam mulutku.
1031.5K viewsCompletedAdded to Library 912 Times as cafe singgah
Read
+Library
DIKIRA SOPIR TERNYATA PUTRA PRESDIR

DIKIRA SOPIR TERNYATA PUTRA PRESDIR

“Kafe apa yang tutup sampai subuh begini?” “Kafenya ada di pinggiran kota. Ya jelaslah tutup dini hari.” Wildan bukannya tak tahu. Bahkan, tanpa sepengetahuan istrinya, ia membuntuti Ratih sampai ke tempatnya bekerja. Benar, Ratih memang berhenti dan masuk ke sebuah kafe yang cukup besar dan ramai ketika selimut gelap telah membentang. Namun, di kanan bangunan itu berdiri sebuah rumah karaoke, dan di sebelah kirinya merupakan rumah pijat terapi yang sering didatangi para pria. Tentu saja karena para terapis adalah wanita-wanita cantik nan menggoda.
109.6K viewsCompletedAdded to Library 308 Times as cafe singgah
Read
+Library
Sang Dewi

Sang Dewi

Pada dasarnya, pria tersebut memang tidak menyukai minuman keras, jadi lebih memilih menuang teh hangat ke cangkir. Berbeda dari para pejabat lain. Mereka malah dilayani oleh dayang-dayang cantik yang merayu-rayu dengan senyuman sembari menuang tuak ke centak bambu. Terkecuali Lokasura, dia tak terlihat menikmati makanan kecil atau meminum apa pun, selain hanya memandang ke depan memperhatikan para siden yang masih berlengak-lenggok. Sesaat kemudian, Panglima Perang Dyah Puspitasari melangkah memasuki aula. Dia duduk di sebelah Jaka Lelana yang sedang menyesap teh.
2.7K viewsCompletedAdded to Library 72 Times as cafe singgah
Read
+Library
Istri Manis sang Pewaris

Istri Manis sang Pewaris

“Memangnya apa yang membuatmu tertarik sama café itu?” “Em… aku sendiri nggak tahu, tapi aku merasa café itu unik.” Davin menggenggam tangan Jingga erat saat mereka menyeberangi jalan. Dari luar, café itu terlihat tidak begitu luas. Pintunya berwarna merah dan di atas pintu itu bertuliskan Book Café. Dari namanya pun Jingga sudah bisa menebak bahwa itu bukan hanya café biasa.
10220.0K viewsCompletedAdded to Library 6.2K Times as cafe singgah
Show Reviews (37)
Read
+Library
eld
ini cerita termanis yg pernah aku baca sih. alurnya juga ga bertele tele, bener2 singkat, padat tapi sekali lagi manis. bahasanya juga enak dibaca, ga kaku dan santai gaya bahasa kita sehari hari yg buat baca jadi nyaman. big thanks to author udah buat cerita semanis ini ...️
Kamarea Donna
Alur ceritanya menarik dan membuat hati pilu seperti bisa merasakan pedihnya hati Jingga dan hatinya yang terkoyak.Lalu dia kecelakaan dan mati bikin penasaran bagaimana kelanjutan kisah ini dgn Jingga yg sudah dibuat mati pada awal cerita, bagaimana nasib anaknya Oliver?Harus baca sampai habis ini
Read All Reviews
Madu(Memilih Terluka Untuk Bahagia)

Madu(Memilih Terluka Untuk Bahagia)

Mayang : "Sis, gimana keadaan kafe sampai hari ini?" Pesan itu langsung dibaca oleh Siska. Tampak orang itu sedang mengetikkan sesuatu. Mayang harap-harap cemas saat ini. Ia tidak mau lagi membaca ada kabar buruk. Siska : "Maaf, Bu, baru mau laporan. Kafe kita dituntut ganti rugi karena makanan yang dipesan untuk acara ulang tahun salah satu pemilik hotel membuat banyak tamu undangan keracunan."
1013.3K viewsCompletedAdded to Library 438 Times as cafe singgah
Read
+Library
SANG PENGGODA

SANG PENGGODA

Reyhan masih sibuk berkirim pesan dengan istrinya sambil terus melangkah menuju apartemennya. Selepas shalat isya pukul setengah delapan malam tadi, Reyhan diminta Pak Satoshi untuk bergabung di sebuah kafe daerah Busan untuk ikut makan malam bersama beberapa petinggi perusahaan W-mart. Hingga dia lupa waktu, saking asiknya mengobrol sambil menikmati suasana malam tepi pantai kota Busan. Indah sekali. Reyhan sangat terpesona dengan panorama alamnya. Reyhan masih terus mengetik-ngetik sesuatu di layar ponselnya saat dia melewati sebuah apartemen yang letaknya tidak jauh dari apartemen miliknya
1018.9K viewsCompletedAdded to Library 546 Times as cafe singgah
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status