Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Keturunan Terakhir

Keturunan Terakhir

Akhirnya Delia kembali ke mejanya untuk bergabung bersama Rian dan Rizal. Saat Delia sedang bersandar di kursinya tak lama kemudian para pemilik Cafe yang hadir seperti TST 09, Kharisma Cafe dan Stasiun Kupi datang menghampiri Delia. Para pemilik Cafe memohon kepada Delia agar hadir di Cafe mereka sebagai tamu terhormat dan jika Delia menginginkan bayaran ketiga pemilik Cafe siap memberikan sejumlah uang agar Delia mau hadir dan bernyanyi di Cafe mereka.
1014.7K viewsOngoingAdded to Library 367 Times as cafe singgah
Read
+Library
Cinta SMA

Cinta SMA

pinta sinta "Mau kemana,,??" "Ke caffe,,hari ini rian ngajak ketemuan" jawab sinta sambil tersenyum.. "Tapi ga usah kelamaan aku takut nenek ntar khawatir" "Yaa udah ayuk"jawab sinta sembari berjalan menuju caffe.. Sesampainya di caffe rian dan sudah duduk dimeja menunggu sinta.. "Sori ian agak telat" ucap sinta setelah sampai dimeja rian.
106.7K viewsOngoingAdded to Library 267 Times as cafe singgah
Read
+Library
Semalam Dengan Komandan

Semalam Dengan Komandan

“Saya juga seneng kok menghabiskan waktu sama Tante, tapi… maaf ya Tan, Khansa nggak bisa sering-sering, soalnya Khansa ‘kan kerja. Nunggu libur dulu ya, Tante.” “Iya, Tante ngerti. Ah, ngomong-ngomong, kamu kerja di mana, Ca?” tanya Tante Rahmi. “Di kafe Tante. Nama Kafenya Kirei Café.” Tiba-tiba hening. Tante Rahmi terdiam dan tidak mengatakan apa-apa. Khansa bingung karena tiba-tiba Tante Rahmi tidak mengatakan apa-apa. “Halo, Tante?”
8.942.5K viewsCompletedAdded to Library 1.2K Times as cafe singgah
Read
+Library
Halte Cafe

Halte Cafe

Walakin, semuanya seakan menguap dari dalam benaknya. Ting, suara lonceng dibalik pintu berdenting nyaring. Keduanya pun kompak menolehkan kepala ke arah yang sama. Pintu cafe tengah terbuka dari luar. Lalu menampilkan, sekumpulan ibu-ibu berpakaian olahraga yang sekonyong-konyong masuk ke dalam cafe. "Yuk, Bu Ajeng di sini aja. Tempatnya bagus kok. Kita bisa foto-foto di sini." Seseorang mengkomando seorang wanita yang sepertinya ketua kelompok tersebut.
2.5K viewsOngoingAdded to Library 49 Times as cafe singgah
Read
+Library
Dead&Queen

Dead&Queen

Kafe itu bernama "Kopi Titik Koma", tempat favorit para kreatif yang butuh kafein dan privasi. Gio memesan dua americano tanpa gula, plus croissant hangat. "Jadi, lo pindah dari Singapura?" tanya Alma, mencoba memulai percakapan netral. "Bukan pindah. Kabur," jawab Gio sambil menyobek croissant. "Dua tahun di sana bikin gue sadar: kreativitas nggak bisa dikurung dalam meeting room ber-AC."
1.1K viewsCompletedAdded to Library 38 Times as cafe singgah
Read
+Library
Sang Pengaman

Sang Pengaman

*** Disaat bulan menampakan diri dan kemilau cahayanya menghiasi langit malam, suara kegaduhan tiba-tiba terdengar oleh Ato yang sedang menikmati secangkir kopi hangatnya. "Sialan, suara apaan tuh, duh ... sendirian lagi!" gerutu Ato di Pos tempatnya berjaga. Waktu dijam dinding sudah menunjukan pukul 01.00 dini hari. "Si Beno malah alesan cuti lagi! Beno, Benoooo. Alesan lho bisa aja, tega lho No, sampai ninggalin aku sendirian!" lanjut Ato, lelaki itu seakan protes pada keadaannya.
103.8K viewsOngoingAdded to Library 144 Times as cafe singgah
Read
+Library
LOVE KILLA

LOVE KILLA

Den n Dev Caffe Suasana kafe terpantau sedikit senggang. Beberapa pengunjung terlihat sedang sibuk dengan kesibukannya masing-masing. Ada yang mengobrol dengan temannya, membaca buku sendirian, fokus dengan layar komputer atau hanya sekedar menikmati udara sore sambil menyeruput secangkir kopi yang mereka pesan. Bina menjadi salah satu pengunjung kafe yang melakukan kegiatan terakhir.
3.3K viewsOngoingAdded to Library 133 Times as cafe singgah
Read
+Library
Istri Presdir yang Berkuasa

Istri Presdir yang Berkuasa

Joy duduk di depannya dengan ekspresi bosan melihat temannya sejak tadi memukul keningnya di meja berkali-kali. Mereka berada di salah satu Cafe besar di tengah kota dan paling terkenal di ibukota. Kafe ini terkenal karena rasa dan elegan, serta menjadi tempat para elite untuk tempat berkumpul. Namun sayang harga menu di kafe ini sangat mahal untuk mahasiswi seperti Candra dan Joy. Candra memandang dengan muram temannya yang tampak menikmati kue-kuenya. Sementara kepalanya sangat pusing.
9.1161.8K viewsCompletedAdded to Library 3.9K Times as cafe singgah
Read
+Library
JADI ISTRI DUDA? BOLEH JUGA

JADI ISTRI DUDA? BOLEH JUGA

Semuanya mengarahkan pandangan ke sana. "Kafe Apaja?" Syahid membaca papan nama yang dihias dengan lampu kecil-kecil di depan bangunan yang terlihat luas itu. Dia seakan tidak yakin dengan apa yang dia baca. "Apaja?" "Iyes. Apa aja. Itu katanya singkatan, sih. Emang gue enggak pernah ke alun-alun, tapi Mas Harris, temennya Mas Hendi pernah rekomendasikan kafe itu. Sampai sekarang gue belum coba. Cuma dioleh-olehi aja es krim yang di sana. Enak banget, sih." Haikal memang tipikal orang yang tidak perlu ditanya untuk menjelaskan. Dia akan langsung mengatakan segala sesuatu yang ada di pikirannya saat itu dengan sangat leluasa. Baginya, itu adalah ranah untuk berbagi, namun bagi yang lainnya ..
1012.0K viewsCompletedAdded to Library 407 Times as cafe singgah
Read
+Library
Hakikat Cinta (Kamu Berhak Bahagia)

Hakikat Cinta (Kamu Berhak Bahagia)

seru Aditya, ketika mereka menaiki tangga tanpa pembatas. Setelah lelah berkeliling, mereka akhirnya duduk di meja di salah satu sudut. Mereka memesan Brown Sugar Latte, Green Tea Latte dan Cheese Burger. “Gimana menurutmu?” tanya Aditya. “Kafe ini?” Salwa balik bertanya. Aditya mengangguk. “Kalau rasa dan layanan, aku tetap menyukai milikmu.” Aditya mengerutkan keningnya. “Kalau viewnya.”
1014.9K viewsCompletedAdded to Library 564 Times as cafe singgah
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status