MENANTU IMPIAN IBU
tanya Dilan dengan menutup mulutnya yang ingin langsung tertawa saat mendengar Dini mengatakan itu dengan reaksi yang menurutnya membuat dia menyimpan senyum.
"Memang calon kamu siapa? Ada banyak?" Mata Dini sampai melotot.
"Aku lho cuma punya satu calon, itu pun bukan calon istri tapi calon ibu dari anakku, dan orangnya,..." Dilan mendekat, lalu meraih pinggang Dini. "sudah di sini."
"Ihs, kamu apaan sih. Lepasin!" Dini meronta dari pelukan Dilan. Namun Dilan makin mengeratkan pelukannya dan menciumi Dini sampai dini menginjak kakinya.
Hot Chapters