CHAT NAKAL ISTRIKU
Setelah selesai memasak aku kembali ke kamar menemui Mas Aidan, sedang apa dia di dalam sana.
Ku buka pintu perlahan ternyata mas Aidan tengah mengamati foto album pernikahan kami.
"Mas..." lirihku.
Mas Aidan menoleh, kemudian memberi kode bahwa agar aku mendekat ke arahnya.
"Kemarilah, lihat ini,"
"Istriku sangat cantik di Balut gaun berwarna putih ini, aku merasa menjadi lelaki beruntung yang bisa mendapatkanmu... Namira," lirihnya kemudian menatapku lekat.