TERPAKSA JADI PENGANTIN PENGGANTI IBUKU
Ia menggigit bibir sebelum memaksa diri menceritakan apa yang dimakannya.
“Aku makan daging sapi. Tenderloin dengan saus black pepper. Sangat empuk dan gurih. Ditemani irisan selada serta capcay yang harum dan lezat. Capcay-nya enak sekali. Mengandung potongan daging ayam, jagung manis, kacang polong, buncis, brokoli, irisan bawang bombay dan paprika. Semangkuk nasi hangat yang pulen dan wangi. Kabarnya, dari jenis beras lokal kalimantan yang cukup langka. Siam mutiara. Minumnya hanya air putih. Aku mengurangi gula.” Gavin merincikan makanannya.
“Itu lezat sekali.” Prisha menelan ludah. Matanya berkaca-kaca oleh keinginan menyantap hidangan yang sama. Cara Gavin bercerita membuatnya seolah-o