PDKT di Sarang Monster
Seharusnya kucing berjalan tanpa suara, tapi setiap langkahnya di atas karpet terdengar seperti dentuman pelan penuh kuasa.
Gangster dari mana ini? Dimas takjub.
“Eh, baru pulang, Pus?” sapa Pak Badar, hendak mengelusnya.
HISSS! Kucing itu langsung mengancam. Pak Badar nekat mendekatkan tangannya.
BET!
Cakar si kucing menyambar tangan Pak Badar, meninggalkan tiga goresan merah. Darah segar menetes. “Yah, berdarah lagi,” kata Pak Badar santai, seolah cuma kecipratan air.
Hot Chapters