Suami Idaman
“Bu Guru pernah kehilangan orang tersayang, ya?”
Aya tersenyum, sedikit getir tapi tulus. “Iya. Tapi Bu Guru juga bertemu banyak orang baik setelah itu.”
Anak-anak tidak mengerti sepenuhnya, tapi mereka bisa merasakan ketulusan dari cara bicara Aya. Hari itu, kelas tidak hanya belajar membaca atau berhitung. Mereka belajar tentang kekuatan hati yang bisa sembuh—pelan-pelan.
Setelah jam pulang, Elvano sudah menunggu di luar gerbang sekolah. Bukan dengan mobil mewah, bukan dengan bunga, hanya dirinya yang berdiri di bawah pohon sambil membawa dua es krim cokelat.
인기 회차