Tunangan Kontrak Sang CEO
), serta pola copy‑paste yang menempel di beberapa akun baru.
Sinta menyerahkan toolkit komunikasi: templat jawaban penolakan sopan bila dikenai komentar tak pantas, daftar kanal resmi untuk rujukan, dan skrip singkat jika wartawan mengontak keluarga. “Ingat,” kata Sinta, “kalian tidak berkewajiban menjawab siapa pun di luar tugas. Kalau ragu, jangan balas. Screenshot, kirim ke jalur kami.” Bu Ratih menegaskan bahwa cuti pemulihan dapat diambil tanpa stigma; satu orang meminta dua hari, satu lainnya minta rotasi sementara ke unit tanpa ekspos media. Naya menyetujui keduanya seketika. “Target bisa menunggu,” katanya, “orang tidak.”
Bab Populer