Sentuhan Panas Papa Mertua
Ahh ciuman pertamanya diambil oleh Ken, namun Alana tidak marah justru ia sangat menyukainya.
Alana hanya bisa menerima apa yang Ken lakukan, ia pasrah saja.
Ia benar-benar pemula.
Ken lalu melepaskan ciuman itu, lalu ia menyatukan keningnya dengan kening Alana. Menggunakan ibu jarinya, ia mengusap jejak saliva yang menempel di bibir Alana.
"Sangat manis, aku menyukainya. Mulai malam ini, bibir ini milikku, Sayang."