Membalas Suami Perhitungan
Kami kembali masuk, lemparan batu itu datang lagi, akan tetapi lelaki yang sudah jadi suamiku ini justru tenang.
"Salah satu cara menghadapi orang usil adalah membiarkannya, dia akan lelah sendiri," begitu kata Pak Ardiansyah.
Saat pagi hari aku bangun, batu sudah berserakan di halaman rumah. Lemparan batu sepertinya berasal dari rumah Erianto, ini pasti ulahnya. Pak Ardiansyah boleh sabar, tapi aku tidak, dengan membawa surat sertifikat kebun yang sudah atas namaku, aku pergi ke rumah Erianto. Sementara Pak Ardiansyah masih tidur, kami tidur kembali setelah salat subuh.
Bab Populer