Pengantin Pengganti Untuk Tuan Excel
Ia segera bangkit dari ranjang menghampiri Nur yang duduk di depan rias.
Excel berusaha mengatur napasnya agar tidak tampak gugup di depan Nur. Ia berjongkok di sampingnya, mencoba fokus pada laptop yang tergeletak di atas meja rias, meski matanya lebih sering melirik ke arah Nur. Senyum gadis itu, yang tampaknya begitu polos, terus mengganggu ketenangannya. Excel memberanikan diri untuk menjelaskan langkah-langkah dasar, meskipun belakangnya, hatinya berdebar lebih kencang daripada biasanya.
"Jadi, pertama, kamu tinggal tekan tombol ini untuk nyalain laptop," ucap Excel menjelaskan sambil menunjuk tombol power di sudut kanan atas. Tangannya agak gemetar saat menunjuk.
Hot Chapters