Partner di Atas Ranjang
"Kamu nggak ada punya niat terselubung, kan? Ngapain muji suami aku seperti itu."
Dea menanggapi dengan tawa pelan. "Hei, apa ini? Apa kamu tengah mengeluarkan sifat cemburu? Aku, kan, cuma bilang dia ganteng. Eh, omong-omong kamu nggak takut ya kalau suami kamu ditinggal-tinggal terlalu sering?"
"Takut? Kenapa?"
Dea mengedikkan bahunya. "Gini loh ya, Yura. Sekarang, kan, zamannya pelakor, kamu nggak takut kalau suami kamu diambil wanita lain?"