Tabib Sakti Tak Terkalahkan
tanyanya dengan datar.
“Tidak ada waktu lagi, mau tidak mau kita harus menjalankan rencana berikutnya,” kata Song Peng dengan dingin.
Ia bangkit dari duduknya, berjalan ke depan sebuah meja yang terdapat kandang kecil dengan dua marmut di dalamnya.
Ia kemudian mengambil sebuah bungkusan kertas dari dalam saku pakaiannya, bungkusan tersebut dibuka lalu serbuk putih di dalamnya ia taburkan pada kedua hewan kecil tersebut.