Rahim Pinjaman
Walaupun, kepalanya masih sedikit nyeri dan berat, tapi dia mencoba menguatkan dirinya.
Mata Bagas membulat, dadanya semakin berdegup kencang. Kini tangan kekarnya kembali menarik wajah Anilla dan kembali menyambar bibir Anilla yang sudah mulai menjadi kesukaannya.
"Emmftt! Lepas, Mas!" teriak Anilla sembari mendorong Bagas. Karena Anilla terlalu kuat mendorongnya, mereka terjatuh di atas lantai. Kebayang dong, kini tubuh ramping Anilla ada di atas tubuh Bagas. Anilla begitu terkejut, sedangkan Bagas menarik bibirnya membentuk senyuman. "Waw! Women on top, Sayang?" tanya Bagas dengan penuh ejekan. Tangan Anilla segera menumpu untuk bergerak bangkit menjauhi Bagas. Namun, Bagas malah menarik
Bab Populer