Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Bersyukur Memilikimu

Bersyukur Memilikimu

Lexsa terus berpikir "Apa jangan jangan ada bidadari dari kayangan di rumah gue, atau.. Kucing Dirga itu sebenarnya bidadari dari kayangan. Kaya dia filem filem. Tapi kok dianya gak ada." Lexsa melirik ke kanan ke kiri ke belakang ke depan tapi ia tidak menemukan apa apa "Ah BODOAMAT lah, yang penting perut ke isi." Lexsa langsung duduk dan mulai mengambil piring.
27.4K viewsCompletedAdded to Library 215 Times as catatan tukang ledeng kamar komik
Read
+Library
Puncak Kehidupan

Puncak Kehidupan

Lex sangat gembira sehingga pikirannya mulai memikirkan banyak gambar menarik. 'Mereka pergi ke suatu tempat? Sepertinya aku akan segera menjadi kakek baptis!’ Kemudian, Lex berkata, “Oh, omong-omong, sepertinya ada bagian perdagangan di luar tempat pertempuran sekarang. Banyak petarung yang memperdagangkan item mereka saat ini untuk sesuatu yang baru, apakah kalian ingin melihatnya?” Alex mengangguk. “Ayo kita lihat-lihat!”
8.53.4M viewsCompletedAdded to Library 82.0K Times as catatan tukang ledeng kamar komik
Show Reviews (846)
Read
+Library
Raka Abqary
percuma dong alex mnjadi sngat kuat toh pada akhirnya hanya alex dan kaisar rowan yang tersisa dibumi..& ternyata tujuan dari cerita ini ialah hanya mencari & bertemu leluhur rockfeller,yaitu dewa sang pencipta..gk seru,gak sesuai dgn harapan,masa iya stlh reinkarnasi alex jdi murid SMPnya dorothy?
Film Nonton
author ngga jelas akhirnya hapoy atau sad, bikin cerita fantasi kesaktiannya ngga masuk akal dan hiperbola, pembaca sudah bayar mahal mahal per episode tapi ceritanya mengecewakan. siapa ini authornya? biar diingat lain kali sebelum membaca karyanya
Read All Reviews
Love in Kyoto

Love in Kyoto

“Apa dia melamar di sini? Oh, suatu kebetulan.” “Ya, aku akan memanggilnya besok pagi.” * Kyoto Apartment 11 Kodaiji Temple Lelaki itu meletakkan sebuah meja di atas tatami[1] di dalam kamarnya. Kemudian ia keluarkan semua peralatan dari dalam tas, sengaja ia mencecerkan semuanya kecuali botol-botol tinta warna ia letakkan khusus di dalam sebuah boks kecil di samping meja. Setelah itu ia mulai mempersiapkan buku gambar khusus untuk menggambar komik yang baru saja dibelinya di toko alat tulis. Lelaki itu menarik napas panjang sebelum akhirnya ia sibuk dengan pena G-nya dan daya imajinasinya untuk menuangkan segala kisah ke dalam gambar.
102.9K viewsOngoingAdded to Library 92 Times as catatan tukang ledeng kamar komik
Read
+Library
KUSINGKIRKAN MADUKU DENGAN ELEGAN

KUSINGKIRKAN MADUKU DENGAN ELEGAN

Dia memberikan sebuah komik ke tanganku. "Bukan punya tante, sayang. Mungkin ini punya om Adam," jawabku meyakinkan. Mereka saling pandang tak percaya, kemudian menoleh ke arahku bersamaan. "Ini ada nama tante di sini." Mereka menjawab kompak. Mereka baru masuk TK A tapi untuk sekedar mengeja nama LINA, mereka sudah bisa. Kubuka lembar perlembar komik itu. Sudah cukup lusuh, mungkin ini karya Mas Adam beberapa tahun silam. Atau bolehjadi saat kami masih sama-sama sekolah menengah atas. Entahlah.
1085.0K viewsCompletedAdded to Library 1.7K Times as catatan tukang ledeng kamar komik
Read
+Library
Pangeran Pendekar Terasing

Pangeran Pendekar Terasing

Kemudian kedua orang itu duduk saling berhadapan. Kamar tidur yang ditempati Chiu Kang terbilang besar. Di setiap sudutnya ada lilin-lilin kecil seukuran batang kayu muda berbaris, sementara di tepi temboknya menempel obor besar yang cukup memberikan penerangan. Biasanya, lilin-lilin kecil itu digunakan saat penghuni kamar hendak tidur. “Menurut pengakuan mereka, orang-orang yang mereka tangkap dijuluki Empat Pendekar Wangi,” terang Park Wan.
8.218.2K viewsCompletedAdded to Library 399 Times as catatan tukang ledeng kamar komik
Read
+Library
GAIRAH MASA LAJANG

GAIRAH MASA LAJANG

ucap Cak Mul. “Iya Mas, sama-sama.” Cak Mul pun berdiri dari duduknya, lalu ke luar dari show room itu menuju lokasi yang akan ia dirikan tempat usaha pecel lele khas lamongan itu. Tempat usaha yang dimaksudkan Cak Mul didirikan berupa tenda yang dibuat sedemikian apik dengan kursi-kursi serta meja-meja bahkan tempat lesehan di dalamnya, karena Cak Mul dibantu beberapa orang pekerja tenda tempat usahanya itu pun selesai sebelum malam datang. Esok paginya barulah Cak Mul menemui ku lagi di show room itu, setelah berbincang-bincang beberapa saat lamanya, aku pun mempersilahkan Cak Mul untuk menyambungkan lampu dari tendanya ke show room mobil itu.
1034.6K viewsCompletedAdded to Library 969 Times as catatan tukang ledeng kamar komik
Read
+Library
Aku Suka Kamu, Tapi ....

Aku Suka Kamu, Tapi ....

Dibiarkan lampu kamar mandi menerangi sedikit langkahnya dan dengan sigap dibukanya gorden. Berbeda dengan yang dibayangkan, kamar yang dimasuki bersih. Lampu yang tidak menyala pasti kelalaian para pelayan rumah. Atau mungkin saja baru pagi ini lampu tersebut bermasalah. Benda yang ditendang adalah kotak perkakas yang terbuat dari besi. Ujungnya mencuat dari bawah nakas tadi, lalu masuk kembali ke dalam sebagaian dengan posisi miring karena tertendang. Reno menarik kotak tersebut dan memeriksa apa yang ada di dalam. Tidak ada hal spesial seperti harta karun di dalam cerita. Hanya sebuah buku dengan bunga kecil-kecil pada sampulnya. Iseng, Reno membuka benda tersebut dengan jari telunjuk dan
109.2K viewsCompletedAdded to Library 294 Times as catatan tukang ledeng kamar komik
Read
+Library
Seruni Senja

Seruni Senja

kata Ira. “Baik aku akan baca komik milikmu yang sudah kamu baca,” jawab Tidan. Ira pun memberikan komik yang baru saja di bacanya. “Ini,” kata Ira memberikan komik itu. Tidan pun mulai membaca. “Ira…!” kata Tidan. “Kenapa sih kamu teriak-teriak?” tanya Ira. “Isi komik itu seperti ini makanya kamu ini betah membacanya,” kata Tidan yang sudah membuka komik Ira.
106.9K viewsOngoingAdded to Library 165 Times as catatan tukang ledeng kamar komik
Read
+Library
LALI

LALI

Senja Maharanilalitalari launlajang
Kamar sempit itu sedikit memberikan kenyamanan meski tak senyaman amben reot miliknya di desa. Sekelebat ide merasuki pikiran. Di raih surat dari sahabtanya yang sudah tak lagi berbentuk. Lusuh. Sebegitu sering ia buka dan tutup kembali. Di ambil pulpen dan kertas yang ada di dalam tas kuliahnya. Sugeng dalu, cah ayu ... Pripun kabare? Mugi sehat ya kaleh emak. Aku juga sehat. Oh iya, Renjanaku. Bagaimana produksi ledrenya? Masihkah berjalan? Semoga kelak menjadi usaha yang semakin besar, bermanfaat, dan mendapat keberkahan dari Tuhan.
106.1K viewsOngoingAdded to Library 159 Times as catatan tukang ledeng kamar komik
Read
+Library
When I Me(e)t You

When I Me(e)t You

"Ya gimana lagi, kan udah nggak ditempatin lama. Abang kuliah di Jakarta dan ngekos di deket kampus. Pulang seminggu sekali. Abis itu ke London. Jadi Abang bener-bener nempatin kamar ini waktu sekolah." Arka melihat-lihat kumpulan komik milik Caraka, mengambil satu yang menurutnya menarik, Detective Conan. Dulu ia sempat mengoleksinya tapi karena nilai akademisnya menurun, sang Papa membuang semua komiknya. Sambil membaca halaman pertama komik itu, Arka berjalan ke kasur. "Sambil tiduran gih, capek kan nyetir sampe sini?"
1023.9K viewsCompletedAdded to Library 955 Times as catatan tukang ledeng kamar komik
Read
+Library
PREV
1
...
456789
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status