SAHABAT DAN KISAH CINTAKU
Duh ah Masril ada-ada saja deh, terbayang dong kalau mama dan papa tak sengaja lewat dan memergoki, bisa jadi bahan ledekan nih nanti saat aku di rumah.
"Kak, yakin mau jajan di sini?"
"Iya? Memang kenapa Sin?”
"Kamu jijik ya jajan di sini sama kakak?"
"Enggak, tapi itu kan kuburan Kak yang tepat di belakang..."
"Ehmmm enggak usah takut, tuh lihat masih ramai, tuh ada si Mang tukang cendol ada Kak Dimas, Hendrik dan Handoko juga lagi pada mojok di sana, malah di atas kuburannya mereka duduk-duduk santai."