Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Wanita Yang Kau Pilih

Wanita Yang Kau Pilih

“Semoga saja.” “Apa kita akan naik lagi ke pelaminan, tidak bisakan aku mencuci kakiku dulu?” tanya Luna dengan penuh harap, dia menarik ujung gaunnya sedikit dan memperlihatkan kakinya yang telanjang. “Di luar tadi panas banget,” keluhanya. Laksa memandang Luna antara geli dan kasihan. “Pantas dari tadi kamu seperti cacing digoreng.”
9.333.4K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 802 Beses bilang celana luna
Read
+Library
Perjalanan Cinta Yang Sia-Sia

Perjalanan Cinta Yang Sia-Sia

Namun, belum sempat Hosana bicara, langsung terdengar suara dari arah pintu. Mereka berdua menoleh dan Luna sudah muncul di sana. Dia mengenakan gaun putih polos dan membawa dua kantong belanja besar dari supermarket. Kulitnya putih bersih dan riasannya terlihat halus dan anggun. Terlihat dia sangat bersemangat. Sebulan yang lalu, Hosana baru mengetahui sebuah fakta saat melihat kembali riwayat percakapan di ponsel Jack.
864.9K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 2.4K Beses bilang celana luna
Read
+Library
Kelana Nirbatas

Kelana Nirbatas

Tak lama setelahnya, ketika jam tangan milik Celine telah menunjukkan pukul lima lewat tiga puluh menit, Celine langsung mempersilakan para anggotanya untuk pulang ke rumah mereka masing-masing. Arsha tanpa banyak tanya langsung menuju seseorang yang terlihat sedang bersiap untuk pulang. Ia mengambil amplop merah muda yang masih berada di tasnya, dan menggenggam benda itu sembari berjalan ke arah Shania. “Shan,” panggil Arsha. “Eh, Sha, kenapa?” sahut Shania. Arsha langsung memperlihatkan amplop merah muda itu kepada Shania. “Kamu tahu amplop ini?” tanya Arsha.
9.93.5K viewsOngoingIdinagdag sa Library 76 Beses bilang celana luna
Read
+Library
Kubeli Istriku dari Keluarganya

Kubeli Istriku dari Keluarganya

" Nala menunjuk ke arah seorang wanita. Aku pun menoleh dari tempatku berdiri. Mereka sudah semakin dekat pintu masuk. Sepertinya dia tidak menyadari kedatanganku karena aku berdiri di luar dan posisiku tertutup oleh postur Pak Iwan yang berdiri di depanku. Ia mempercepat langkahnya, "Hai, Luna! Kau ke acara ini juga?" "Iya, hai Nala!" Mata Nala melirik ke Luna dari atas ke bawah. Dia seperti memikirkan sesuatu. "Dress yang kau kenakan. Ini semua produk dari butik Aglea!" ucap Nala seakan tak percaya. Butik Aglea merupakan nama butik Luna. Luna terinspirasi dari namaku dan namanya yaitu Arga-Luna Kalea.
1025.1K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 526 Beses bilang celana luna
Read
+Library
Diam-Diam Menikmati

Diam-Diam Menikmati

batinnya, sedetik kemudian ia melepaskan bajunya juga menyisakan pakaian tanktop hitam dan juga celana hitam pendeknya. Luna merasa sedikit lega hari ini karena tidak mengenakan salah satu bra seksi yang ada di lemarinya. Dengan begitu, ia tidak terlalu malu saat tubuhnya terlihat jelas di air. Ombak kecil di permukaan kolam air terjun memantulkan sinar matahari, membuat suasana tampak begitu damai. "Jadi, pekerjaanmu di kota sudah selesai?" tanya Luna sambil menyibakkan rambut basahnya yang menempel di wajah.
9.9116.3K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 4.7K Beses bilang celana luna
Read
+Library
Hijrah Cinta Bryan

Hijrah Cinta Bryan

Tidak menyangka akan menjadi orang yang mengenakan produk desainnya sendiri. Setelah keluar dari tirai ganti, Zeliya berjalan ke arah tempat semula. Luna terlihat menanti-nanti. "Mbak Zel, boleh ya di buka cadarnya sebentar?" pintanya. "Iya," ucap Zeliya ia membuka perlahan, hingga terlihat wajahnya yang bersih walau tanpa make up sekali pun, membuat Luna menganga di buatnya.
1011.1K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 366 Beses bilang celana luna
Read
+Library
LAILA

LAILA

Fernan menunjuk ke rumahnya yang terdapat jendela besar, "Rumahku ada di atas bukit dan kolam renang ada di bawah bukit. Kamu bisa leluasa melihatnya dari atas lewat jendela terlebar di rumahku!" Aku tersenyum, "Ayo antar aku. Sekalian aku ingin memakai pakaian yang ku belikan untukku." Aku lalu memakai pakaian Gaun berwarna hitam yang dibelikan Fernan. Lalu menatap air kolam yang indah dari ketinggian saat senja. Sungguh luar biasa.
107.4K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 205 Beses bilang celana luna
Read
+Library
LALI

LALI

Senyuman manis keluar di bibir mak Yem, meski hanya secepat kilat. Hari ini jalanan cukup padat. Harun sengaja memilih berjalan kaki untuk menuju stasiun. Langkahnya santai tapi semangat membara di dada. Pandangannya lurus ke depan. Tidak jelalatan seperti ketika ia jalan-jalan menikmati suasana malam. Tas kecil di cangklong di pundak kiri. Kaos oblong berwarna putih di lapisi dengan kemeja kotak-kotak dengan kancing yang tetap di biarkan terbuka. Wajahnya yang tampan dan kulitnya yang bersih membuat gadis-gadis yang tak sengaja berpapasan pasti akan melirik.
106.1K viewsOngoingIdinagdag sa Library 145 Beses bilang celana luna
Read
+Library
Jelajah Jelita

Jelajah Jelita

Ya, Baruno ada di situ. “Halo, Ta! You look so exquisite!” Jelita menoleh ke belakang. Baruno tersenyum dengan tatapan terpesona ke arah Jelita. Jelita hanya bisa melongo dibuatnya. Mereka bertatapan intens selama beberapa detik. Arina menyaksikan pemandangan itu dengan begitu puas, usahanya tidak sia-sia. Tiba-tiba Bunga datang menghampiri mereka. Malam itu Bunga terlihat sangat cantik dan elegan. Rambut semi ikalnya yang indah dan sehalus sutra itu dibiarkannya menjuntai dengan sedikit kesan acak. Lipstik merah meronanya amat serasi dengan tube dress cokelat yang ia kenakan. Lekuk tubuhnya aduhai ditunjang dengan sepatu hak tinggi dua belas senti. Gemulai langkahnya membuat siapapun yang h
4.5K viewsOngoingIdinagdag sa Library 121 Beses bilang celana luna
Read
+Library
Mas Sena

Mas Sena

Dengan hanya memakai celana pendek tanpa kaos dengan handuk yang masih berseliweran di bahunya, membuat Zelina terkejut dan ternganga melihatnya. “Aaaaaaa……..,”Teriak Zelina terkejut. Zelina pun lalu memejamkan matanya. Tak hanya itu Sena pun justru menarik pinggul Zelina dan membungkam mulut Zelina. jarak mereka kini sangat dekat. Bahkan hembusan nafas Sena pun dapat dirasakan oleh Zelina. “Hustt, diam,”ucap Sena.
102.8K viewsOngoingIdinagdag sa Library 97 Beses bilang celana luna
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status