Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Menikahi Sang Pendendam

Menikahi Sang Pendendam

jelas Celine masih berdiri di ambang pintu dengan terusan pendek santai berbahan linen selutut berwarna biru muda. Barra mengucek matanya dan melihat jam di nakas. Akhir pekan yang akan berlangsung panjang menurutnya. Tidak ada gadis kecilnya dirumah. Tidak ada orang tuanya yang kini masih berobat ke luar negeri. Tidak ada rencana menghabiskan waktu sendiri atau bertemu dengan gadis lain. Hanya dia dan Celine. ***
1012.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 348 kali sebagai celana unfinished
Baca
+Pustaka
TIME (Indonesia)

TIME (Indonesia)

Serra: *Mengirim Foto [Aku menemukan celana yang aku inginkan! Senangnya..] Serra mengirimkan foto celana yang dia beli, celananya celana panjang, berwarna maroon pensil, dan terdapat rombe-rombe di bagian bawah celana. [Untung saja aku tidak kehabisan seperti bulan kemarin.] Dia juga mengirim emoticon berpelukan. Liliana: dia mengirimkan emoticon bergambar wajah terkagum. [Hmm. Jika nanti kehabisan lagi, kau hanya tinggal menunggunya. Apa susahnya?]
9.95.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 156 kali sebagai celana unfinished
Baca
+Pustaka
Taming Obsession CEO

Taming Obsession CEO

Di balik mantel itu tidak ada apa-apa yang menutupi tubuhnya kecuali sehelai kain seperti jaring. “Huh! Panas sekali. Kalau bukan untuk mengelabui pandangan orang, aku tidak akan mau memakai mantel ini,” gerutu Celia lalu melepaskan rambut palsunya yang berwarna hitam dan panjang. Tampak rambut pendeknya yang disemir berwarna coklat. Satu persatu Celia menanggalkan atribut penyamarannya dan menampilkan tubuhnya dalam balutan jaring saja.
1010.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 411 kali sebagai celana unfinished
Baca
+Pustaka
Aku Menghamili Istri Sahabatku

Aku Menghamili Istri Sahabatku

Sepasang buah dadanya yang padat bergolak naik-turun kasar di balik jas putih laboratoriumnya yang kancing atasnya sengaja dibiarkan terbuka rendah. "Aku murni sedang berada dalam kondisi dipaksa untuk mencoba memahami sebilah bentuk struktur entitas yang tidak seharusnya ada di dunia ini, Claire," desis Selena dengan suara parau yang sarat akan obsesi masokisnya.
102.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 52 kali sebagai celana unfinished
Baca
+Pustaka
Gelora Berbahaya Calon Mertua

Gelora Berbahaya Calon Mertua

Celina baru selesai mandi. Uap tipis masih melekat di kulitnya, aroma sabun wangi lembut menempel di udara. Ia mengenakan dress berwarna cokelat tua yang jatuh anggun di tubuhnya. Rambutnya sengaja diikat ke belakang, sederhana namun justru membuat wajahnya tampak lebih segar. “Rian, aku buatkan bubur dulu, ya,” ucap Celina lembut sambil menoleh pada pria yang masih berbaring lemah di ranjang.
920 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 23 kali sebagai celana unfinished
Baca
+Pustaka
Terjebak Pernikahan Kontrak dengan CEO Arogan

Terjebak Pernikahan Kontrak dengan CEO Arogan

"Acaranya kan belum dimulai?" "Tapi-" "Tidak apa-apa," potong Celine. Wanita itu melepaskan selendang yang dia kenakan sehingga punggungnya yang putih dan mulus tanpa cela terlihat. "Begini sudah beres, kan?" Sekali lagi Celine tersenyum, lalu melirik Chintya yang dipastikan semakin membencinya. "Terlalu cepat 100 tahun untuk mencari masalah denganku, Chintya," batin Celine.
2.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 87 kali sebagai celana unfinished
Baca
+Pustaka
SANTET

SANTET

SANTET CELANA DALAM PART 31 "Katakan, di mana ce la na dalam Nining dikubur?" Ustad Ilham menunggu jawaban Ita dengan sabar. "Sa-saya tidak tahu Pak Ustad." "Kamu nggak tahu?"
9.27.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 250 kali sebagai celana unfinished
Baca
+Pustaka
Mas Sena

Mas Sena

Dengan hanya memakai celana pendek tanpa kaos dengan handuk yang masih berseliweran di bahunya, membuat Zelina terkejut dan ternganga melihatnya. “Aaaaaaa……..,”Teriak Zelina terkejut. Zelina pun lalu memejamkan matanya. Tak hanya itu Sena pun justru menarik pinggul Zelina dan membungkam mulut Zelina. jarak mereka kini sangat dekat. Bahkan hembusan nafas Sena pun dapat dirasakan oleh Zelina. “Hustt, diam,”ucap Sena.
102.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 55 kali sebagai celana unfinished
Baca
+Pustaka
Hinaan Mertua yang Tiada Berujung

Hinaan Mertua yang Tiada Berujung

kata Carina. Plakkkk. Gelas yang dipegang oleh Mama Dikta hancur berkeping-keping di lantai. "Awas saja gadis kampungan itu! Akan Tante pastikan Dikta akan terpesona dengan kamu Sayang dan akan segera berpaling pada kamu. Tante akan buat Dikta segera MENALAK wanita kampungan itu!"
102.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 44 kali sebagai celana unfinished
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
9
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status