Duda Tetangga
"Mama Ica kenapa lama bangunnya? Caca takut, Mama Ica mati beneran."
"Mama Ica nggak mati, Sayang. Mama Ica pingsan," jawab Ica dengan terisak.
Fariz yang duduk di samping Ica pun segera merangkul bahu Ica.
"Cataplexy-mu sepertinya semakin parah, Sayang," bisik Fariz di kepala Ica.
"Om, Ica pengen sembuh," isak Ica.
________